Kakek Asal Sekkang Pinrang Jualan Pisang di Trotoar untuk Bertahan Hidup
"Kadang ada yang beli, kadang pula tidak. Tapi saya percaya, rezeki tak akan kemana nak," ucapnya.
Tayang:
Penulis: Hery Syahrullah | Editor: Hasrul
hery/tribunpinrang.com
La Moro (93), Kakek asal Sekkang Rubae, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.
Baca: Sebelum Tewas Kecelakaan di Barru, Gadis Pinrang Ini Salam Perpisahan
Untung yang diperoleh La Moro dari penjualan pisang itu pun tak seberapa. Apalagi, ia harus menyiapkan uang Rp 10 ribu setiap hari, untuk ojek pulang-pergi dari rumahnya ke lokasi jualannya.
"Setidaknya ada hasil untuk makan, saya sudah sangat bersyukur," pungkasnya.
Bagi anda yang memiliki rezeki lebih, bisa mampir ke lokasi jualan kakek tersebut. Sembari bersedekah untuk kakek tangguh ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dzh-thj-rdtj-rtju_20170727_151853.jpg)