Pimpinan Rumah Tahfidz Masjid Jami Sengkang Wajo Tutup Usia
Pria kelahiran Belawa, Wajo 22 Juni 1930, itu memiliki ratusan murid yang tersebar di seluruh Indonesia.
Penulis: St Hamdana Rahman | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman
TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Pimpinan rumah tahfidz (rumah pembinaan penghafal Al Quran) Majelis Qurra Wal Huffadz Masjid Jami Sengkang AGH Al Hafidz M Yahya tutup usia, Selasa (4/7/2017).
Meninggal dunia di usia 88 tahun.
Meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.
"Beliau tidak sakit, mungkin sudah ajal, usia juga sudah hampir 90," ujar kerabat almarhum, Sulaiman kepada TribunWajo.com.
Selama 30 tahun memimpin rumah tahfidz Majelis Qurra Wal Huffadz Masjid Jami Sengkang, pria kelahiran Belawa, Wajo 22 Juni 1930, itu memiliki ratusan murid yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Imam salat rawatib di Masjid Istiqlal Jakarta yang bernama H Martono, merupakan murid beliau," ujar Sulaiman yang juga merupakan pengurus PB As'adiyah.
Rencananya, AGH Al Hafidz M Yahya dimakamkan, Rabu, 5 Juli 2017.
"Masih belumpasti, apakah akan dimakamkan di Pekuburan Jara'e Sengkang, atau di kampung kelahiran beliau di Belawa," tutur Sulaiman.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/agh-m-yahya_20170705_020340.jpg)