Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dokumen Petepete Smart 'Tarik Ulur', Inovasi Danny Pomanto Terancam Batal

Padahal Dishub Makassar telah menjadwal lelang pengadaan petepete Smart ini berlangsung April 2017 atau Mei 2017.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
SALDY
Armada Petepete Smart mejeng di Rujab Wali Kota Makassar di Jl Penghibur, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu (7/5/2017). 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemkot Makassar rupanya berhati-hati dalam melaksanakan pengadaan petepete Smart tahun 2017.

Dishub Makassar selaku leading dari pos anggaran pengadaan armada angkutan kota ini, hanya sibuk melakukan tarik ulur dokumen dengan Bagian Pelaksana Pengadaan Barang dan Jasa.

Padahal Dishub Makassar telah menjadwal lelang pengadaan petepete Smart ini berlangsung April 2017 atau Mei 2017. Namun sampai saat ini Bagian Pengadaan Barang belum juga menerima dokumen untuk melelang pengadaan armada yang dirakit oleh Wali kota Makassar Danny Pomanto ini.

Kepala Dinas Perhubungan Makassar Mario Said saat dikonfirmasi Selasa (23/5/2017) mengatakan dokumen petepete Smart baru saja di revisi, sehingga mengalami keterlambatan lelang.

Menurut Mario, pihaknya sangat teliti dalam melaksanakan pengadaan armada ini, pasalnya armada angkutan berkonsep Smart City ini baru dilakukan di Indonesia sehingga membutuhkan kehati-hatian.

"Kita berupaya 2017 ini armada ini tetap diadakan Dishub Makassar melalui pihak ketiga (pemenang tender), " ujar Mario.

Terpisah, Kasubag Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Makassar Surahman mengatakan bahwa pihaknya belum menerima dokumen rencana pengadaan lelang petepete Smart.

Ia mengungkapkan jika dokumenbsudab ia terima, lelang pengadaan melalui elektronik pun secara otomatis ditayangkan.

"Belum ada kita terima, sehingga kami belum tayangkan pelaksanaannya," ujar Surahman.

Surahman menambahkan terkait dengan petepete Smart,  pihaknya sudah meleelang pengadaannya, tapi di tahun.2016 silam.

"Tahun lalu iya, tapi tidak ada peminatnya sehingga anggarannya kembali kenegara, dan sekarang 2017 armada ini kembali rencana dilelang," katanya.

Sekadar diketahui, untuk pengadaan armada angkutan umum rintisan Wali Kota Makassar Danny Pomanto ini digelontorkan dana sebesar Rp 3 miliar untuk 10 unit mobil.

Pengadaan rencana diadakan oleh pihak ketiga karena anggarannya di atas dari Rp 200 juta.

Pihak ketiga sendiri, ditugaskan untuk mengurusi uji kelayakan armada ini pasalnya prototype Petepete Smart ini di rakit dengan model minibus khusus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved