Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Setelah Kabar M Sabri Jadi Tersangka, Danny Pomanto Langsung ke Jakarta

Danny pun menambahkan dengan persoalan ini, dirinya telah berkomunikasi dengan Sabri agar fokus kepada pembelaannya (kasus hukumnya).

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto berhasil mengukir prestasi Kota Berkinerja Terbaik atau Tertinggi Nasional pada Peringatan Hari Otonomi Daerah XXI Tahun 2017. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Danny Pomanto bergegas meninggalkan Kota Makassar usai mendengar kabar penetapan tersangka Asisten 1 Pemkot Makassar M Sabri.

Kamis (27/4/2017) siang tadi, Danny Pomanto didampingi Kabag Humas Makassar Firman Pagarra bertolak dari Makassar ke Ibukota Jakarta.

Baca: Asisten 1 Pemkot Makassar Ditetapkan Sebagai Tersangka

Padahal Danny Pomanto baru saja tiba, Rabu malam dari Sidoarjo, Jawa Timur bersama sejumlah pejabatnya, termasuk Asisten 1 Pemkot Makassar.

Kabag Protokol Muhammad Zuhur mengatakan tujuan Danny ke Jakarta dalam agenda kedinasan.

"Pak Wali ke Jakarta karena diundang membawakan Materi di Kemenpan RB," ujar Zuhur via telepon.

"Tadi sama - samaki Immang (Kabag Humas) ke Jakarta," tambahnya.

Danny Pomanto diundang membawakan Materi di Kemenpan RB atas prestasi Pemkot Makassar yang mencetuskan sejumlah inovasi baru dalam memberikan pelayanan  kepada masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto saat dikonfirmasi mengenai status Asisten 1 Makassar M Sabri mengaku turut prihatin.

"Saya prihatin dan sedih terkait musibah yang menimpa rekan kita. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, kadang-kadang ada sesuatu yg kita tidak bayangkan bisa saja terjadi karena tanggung jawab," ujarnya via telepon.

Terkait dengan persoalan yang melilit pejabat Pemkot Makassar, ia menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku.

Baca: Usai Ditetapkan Jadi Tersangka, Ini Alasan Kejati Belum Tahan Asisten 1 Pemkot Makassar

Danny pun menambahkan dengan persoalan ini, dirinya telah berkomunikasi dengan Sabri agar fokus kepada pembelaannya (kasus hukumnya).

"Namanya hukum, biarkan sesuai proses hukum. Tapi meski demikian beliau juga asisten saya. Kiranya kami prihatin atas kasus ini" kata Danny.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved