Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Suasana Pedesaan di Makassar, Ada di Rumah Kecil Pannara

Rumah Kecil Pannara adalah sebuah cafe sederhana yang dibangun di belakang perumahana warga, dan berbatasan langsung dengan sawah.

Tayang:
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ina Maharani
Suasana Pedesaan di Makassar, Ada di Rumah Kecil Pannara - di-jl-pannara_20170419_102346.jpg
TRIBUN TIMUR/ FAHRIZAL SYAM
Rumah Kecil, di Jl Pannara, Kecamatan Manggala, Makassar
Suasana Pedesaan di Makassar, Ada di Rumah Kecil Pannara - rumah-kecil-pannara_20170419_103913.jpg
TRIBUN TIMUR/ FAHRIZAL SYAM
Rumah kecil Pannara

"Awalnya tempat ini saya bangun untuk kebutuhan keluarga. Kita punya kebiasaan tiap hari minggu bikin masakan terbaik masing-masing lalu dibawa ke sini dan makan bareng," ujar dia.

"Kemudian, tempat ini juga jadi tempat pertemuan teman-teman dari bebagai komunitas, baik pecinta alam, kesenian, dan lain-lain. Ada puluhan komunitas lah, tapi lebih didominasi pecinta alam dan kesenian," ia menambahkan.

Meski tempatnya sederhana, namun Rumah Kecil ramai dikunjungi, khususnya di waktu sore hari.

"Ini buah sebuah pertemanan. Tidak heran kalau tempat ini ramai, karena kawan datang ke sini untuk diskusi. Tempat ini sejak dahulu jadi ruang untuk itu. Bisnis ini juga dimulai dari kawan-kawan, karena mereka lapar, haus, dan susah mendapat makanan dari luar jadi menyarankan jual makaman, ditambah ibu hobi masak," imbuhnya.

Menurut Haswadi, rah kecil dibangun dengan modal yang tak banyak, serta tak ada usaha untuk dipromosikan atau dipublikasikan ke masyarakat.

"Ini dibangun anggaran sendiri. Rumah kecil juga tak punya sosmed, sangat terbelakang lah jalau saya bilang. Tapi nanti saya tidak tahu, biar orang yang mengabarkan ke orang lain kalau ada Rumah Kecil di sini," kata dia.

"Porsi kuliner Rumah Kecil hanya 35 persen, sisanya akan konsen pada hal edukasi dan kreatifitas. Di ruang yang belum digarap ini, satu atau dua tahun ke depan anda akan melihat adik-adik yang belajar menari, teater, ibu membantik, dan lain-lain. Itu cita-cita besar saya, membangun ini sebagai sebuah proses karya, jauh dari konsep kapitalis," pungkasnya.

Kehadiran Rumah Kecil juga memberi berkah tersendiri bagi masyarakat sekitarnya Beberapa warga menyediakan tempat parkiran bagi pengunjung.

Ia pun berharap Rumah Kecil bisa menginspirasi masyarakat untuk membuka usaha di mana saja. Ia juga berharap keterlibatan pemerintah agar ruang seperti ini bisa dipakai menyerap tenaga kerja.

"Usaha kecil menegah diperhatikan, kita diserbu minimarket yang bahkan bisa masuk lorong, itu harus diatur ulang, kasihan pengusaha kecil," (zal).

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved