Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa FTI UMI Kenalkan Pix4D, Aplikasi Pengukur Tanah Cukup 3 Menit

Bisa dengan mudah didownload di Appstore atau Playstore namun untuk penggunaan profesional dikenakan tarif.

Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Jika anda memiliki tanah seluas satu hektar, butuh berapa lama untuk mengukurnya secara manual ? Dipastikan kerja akan menyita waktu begitupun dengan tenaga manusia.

Serta tetek bengek aturan Birokrasi jika pengukuran atau pemetaan lahan nantinya digunakan untuk urusan legalitas surat-surat atau urusan jual-beli.

Namun semua kerja ribet itu kini bisa dipermudah. Kerja cepat, mudah, praktis dan tak mahal memang identik dengan Gen Millenial, generasi anak muda sekarang yang mengandalkan teknologi berbasis internet.

Baca: Puluhan Pelajar se-Makassar Ikut Lomba Tahfidz Quran Juz 30 di UMI

Maka Generasi inilah yang pertama kali dan memproklamirkan penggunaan aplikasi pengukuran atau pemetaan lahan dan bangunan berbasis Android dan IOS bernama Pix4D.

Baca: FTI UMI Juara Umum Pameran Pendidikan 2017

Dasarnya aplikasi ini bisa dengan mudah didownload di Appstore atau Playstore namun untuk penggunaan profesional dikenakan tarif.

Untuk penggunaan di Indonesia terkhusus di Makassar, Pix4D belum banyak digunakan secara umum. Hanya sebagian kecil, kelompok atau kalangan tertentu yang menggunakannya.

Sebut saja salah satunya yakni, Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Industri (FTI) Universitas Musim Indonesia (UMI). Pix4D telah dimanfaatkan untuk pemetaan lahan dan bangunan dengan tampilan 2D dan 3D sejak tiga bulan lalu.

"Aplikasi ini cukup praktisi, kita hanya perlu Kamera Drone untuk pengambilan gambar dari atas. Sebelum menentukan lahan atau bangunan yang kita sasar, sebelumnya kita sambungkan ke Pix4D. Setelah titik koordinat ditentukan selanjutnya Drone bekerja secara otomatis memotret pada titik koordinat itu," kata Asrul Idris, Ketua Tim Multimedia FTI UMI.

Untuk ukuran lahan satu hektar dengan tampilan 2D, hanya dibutuhkan waktu sekitar lima menit dalam penyelesaian perhitungan atau pemetaannya. Begitupun jika menginginkan tampilan 3D, waktunya cukup singkat.

"Hanya bedanya, kalau 2D cukup 40 frame foto yang kita ambil dari ketinggian standar 80 meter. Sedangkan untuk 3D semisal pemetaan bangunan dibutuhkan seribuan foto untuk mendapatkan kedetailannya," lanjut alumni Teknik Kimia tahun 2010 itu.

Hanya saja setiap temuan atau teknologi masih memiliki berbagai kekurangan. Untuk penggunaan Pix4D, download aplikasinya berbayar. Sedangkan untuk pengerjaan atau penghitungan luas atau ukuran gambar yang dipetakan masih perlu dipindahkan ke Laptop.

"Sedangkan untuk pengambilan gambar kita harus menentukan kecepatan angin agar Drone tidak goyang saat mengambil gambar di koordinat yang ditentukan. Waktu pengambilan gambar juga lebih bagusnya pada Pukul 10.00 Wita hingga Pukul 15.00 Wita," kata Asrul.

Namun Asrul berharap kedepannya aplikasi ini nantinya bisa digunakan oleh siapa saja. Lantaran biaya murah dan tak butuh waktu lama.

"Untuk sementara di FTI masih saya sendiri yang jalankan aplikasi ini. Tapi rencananya akan dilakukan Workshop agar semua mahasiswa bisa lebih paham lagi," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved