Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kejam! 5 Kelakuan Biadab Raja Ini Bikin Murka Rakyatnya, Nomor 5 Paling Sadis

Raja Caligula, penguasa Romawi, mungkin dapat dikatakan sebagai raja yang paling jahat sepanjang sejarah.

Editor: Rasni
Internet
Wajah Raja Caligula 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR--Raja Caligula, penguasa Romawi, mungkin dapat dikatakan sebagai raja yang paling jahat sepanjang sejarah.

Bagaimana tidak, kelakuan sang raja agung ini benar-benar berkebalikan dengan para leluhurnya.

BACA JUGA: Bersama Obama dan Pemimpin Dunia lainnya, Jokowi Dinilai Pemimpin Dunia Paling Efektif di Twitter

Sistem yang bobrok, kesewenang-wenangan, sampai peraturan yang tak bermoral, dilakukannya selama masa berkuasa.

Baca: Dishub Sulsel Tertibkan Taksi Online, Netizen: Pemerintah Tidak Pro Rakyat

Tak heran kalau pada akhirnya Caligula hanya memerintah sebentar saja karena rakyat begitu membencinya.

Lalu, apa saja hal gila yang pernah dilakukan raja dengan julukan biadab ini?

Dilansir dari boombastis, simak ulasannya berikut.

1. Mengawini adik kandungnya sendiri

Ilustrasi
Ilustrasi (Internet)

Baca: Abdillah Natsir Bantu Nenek Rannu di Labolong Pinrang

Caligula pernah membuat keputusan gila dengan menikahi adiknya sendiri.

Alasan yang ia kemukakan pun sangat tidak masuk akal.

Caligula melakukan hal tersebut karena ia menginginkannya.

Karena takut dengan kakaknya, Drusilla, adik Caligula tersebut tak kuasa menolak keinginan kakaknya.

Baca: Ramaikan Bursa Pilkada Pinrang, Ini Konsep Abdillah Natsir

Keputusan gila ini pun membuat resah masyarakat Romawi.

Alhasil, ketika itu banyak orang yang merasa tak senang.

Sayangnya, hampir tak ada satu pun orang yang berani mengungkapkan ketidaksukaannya.

Ya, menentang raja sama artinya dengan mati karena kaisar dianggap titisan Tuhan.

2. Meniduri setiap pengantin baru

Ilustrasi
Ilustrasi (Internet)

Sang kaisar bejat ini juga punya kebiasaan yang bisa dibilang gila, bahkan sangat gila.

Ia dikenal suka memerawani gadis-gadis di malam pertama pernikahannya.

Caligula sudah biasa mendatangi pasangan-pasangan yang baru menikah di malam pengantin mereka.

Baca: VIDEO: Begini Kemeriahan Pekan Palem Umat Katolik di Toraja Utara

Ia pun kemudian menggagahi para mempelai wanita yang bahkan belum sempat tersentuh suaminya sendiri.

Gilanya, kadang sang suami resmi membantu memegangi istrinya ketika dilecehkan oleh Caligula.

Para lelaki tak berani melawan karena jika melawan resikonya mereka akan menemui kematian.

3. Menjadikan kuda sebagai imam

Ilustrasi
Ilustrasi (Internet)

Tak hanya merusak moral dan tatanan sosial, Caligula juga merusak tatanan agama.

Ia pernah mengangkat kuda kesayangannya yang bernama Incitatus menjadi imam di kuil.

Tentu saja ini menjadi keputusan yang kontroversial.

Sayangnya, lagi-lagi tak semua orang mampu melawan.

Gilanya, Caligula menganggap ini hanyalah sebagai lelucon saja.

Padahal yang dipermainkannya adalah atribut ketuhanan.

4. Suka mengancam dan eksekusi seenak hati

ilustrasi
ilustrasi (Internet)

Caligula juga terkenal dengan kebiasaan kejamnya yang suka mengancam dan mengeksekusi seenak hatinya.

Tak hanya suka mengancam, Caligula juga kadang terbiasa mengeksekusi seseorang seenak hatinya.

Tak ada angin atau apa ia kadang memerintahkan pasukan untuk memenggal seseorang.

Pernah ada yang bertanya kenapa sang raja seperti itu, dengan entengnya ia mengatakan ini semua agar hatinya puas.

5. Tahanan botak untuk makanan di kebun binatang

Ilustrasi
Ilustrasi (Internet)

Mungkin ini adalah aturan yang paling kejam semasa pemerintahan Caligula.

Ketika itu beberapa kebun binatang kehabisan daging untuk makanan sehari-hari.

Pemerintah sendiri tengah sulit ekonominya saat itu lantaran Caligula yang suka foya-foya.

Caligula kemudian membuat sebuah peraturan yang membuat rakyatnya terperangah.

Ia menyuruh sipir untuk menengok ke dalam penjara dan mencari tahanan yang berkepala plontos.

Baca: VIDEO TEASER: Mengapa Zakir Naik Pakai Pesawat Bosowa ke Makassar?

Setelah mengumpulkan para napi botak, sang raja kemudian menyuruh mereka semua dieksekusi dan dicincang-cincang.

Tahu untuk apa kemudian dagingnya?

Ya, dipakai untuk memberi makan hewan-hewan yang ada di kebun binatang tadi (*)

Sumber: Tribun Solo
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved