VIDEO: Kisah Nyata Silariang Bikin Terharu Istri Pencipta Lagu Sajang Rennu
Hingga Sabtu (12/3/2017), drama berlatar budaya Bugis-Makassar ini, diklaim sudah menyedot 100 ribu penonton di 32 layar
Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN-TIMUR.COM-Sepuluh hari sudah film Silariang; Menggapai Keabadian Cinta, diputar di jaringan bioskop XXI dan Studio 21 di Indonesia.
Hingga Sabtu (12/3/2017), drama berlatar budaya Bugis-Makassar ini, diklaim sudah menyedot 100 ribu penonton di 32 layar di 21 kota perantau Bugis-Makassar di Indonesia.
Namun siapa sangka, dibalik produksi film ini ada kisah nyata silariang sejati yang mengharukan. KIsah itu menyisakan tangis dan takjub bagi kru dan mereka yang terlibat di film ini.
Adalah Hajjah Hayanah Yoni Djafar (67) yang begitu terharu usai menyaksikan film berdurasi sekitar 90 menit ini.
Baca: Ingin Nonton Film Silariang, Ternyata Sutradara dan Pemain Juga Bayar Tiket
Hayanah adalah istri dari almarhum M Djafar Abu. DJafar adalah penulis, pencipta sekaligsu penata musik dari lagu Sajang Rennu.
Lagu inilah yang jadi soundtrack film Silariang. Lagu ini dinyanyikan ulang oleh Ina KDI, istri dari gelandang utama PSM Makassar.
Baca: Wapres Jusuf Kalla Nonton Silariang di Jakarta Didampingi Putra Ilham Arief Sirajuddin
Baca: VIDEO: Wapres Jusuf Kalla Nonton Silariang
"Film ini mungkin hanya cerita imajinatif bagaimana dua anak muda yang saling mencintai tapi tak dapat restu keluarga, tapi saya ini adalah orang yang merasakan langsung perihnya dampak Silariang itu," ujar Hajjah Hayana, kepada Sutradara film, Syahrir "Rere" Rasyid Dini, usai menyaksikan tayang perdana Silariang, 2 Maret lalu.
Rere awalnya tak menyangka, Silariang bukan narasi fiktif produser, sutradara, dan script adaptor, melainkan nyata dan dekat dengan proses produksi film ini.
Kepada Rere, Hajjah Hayana bercerita, akhir dekade 1970-an, kisah asmara dia dan mendiang suaminya, tak dapat restu dua keluarga besar mereka.
jadilah Hayan dan kekasihnya, Djafar Abu, nekat mewujudkan cinta tak beroleh restu itu dengan cara mereka.
"Budaya, adat istiadat harus dilanggar kerena cinta," ujar Wandi Gamajaya, penyiar Radio Gamasi FM, sekaligus salah seorang kru film Silariang.
Wandilah yang ikut memfasilitasi produser dan sutradara untuk mendapat hak guna pakai lagu Sajang Rennu di film Silariang.