Perhatikan Cincin Raja Salman di Indonesia, Bandingkan Cincin Dipakai SBY
Di dalam mobil, Lukman menyempatkan wefie dengan sang penjaga dua kota suci guna menunjukkan keakraban.
TRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mendampingi Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud dalam perjalanan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta ke Istana Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/3/2017).
Dalam perjalanan tersebut politikus Partai Persatuan Pembangunan itu duduk berdampingan dengan Raja Salman di dalam mobil sedan Mercedes-Maybach S600.
Di dalam mobil, Lukman menyempatkan wefie dengan sang penjaga dua kota suci guna menunjukkan keakraban.
Sebelumnya, Raja Salman juga wefie di dalam mobil dengan Perdana Menteri Malaysia, Mohd Najib Tun Razak.
Dari foto wefie yang disebar Lukman, terlihat jika Raja Salman mengenakan cincin bermata batu merah di jari kelingking kanannya.
Padahal, biasanya orang memakai cincin di jari manis.
Kemungkinan Raja Salman mengenakan cincin di jari kelingking itu meniru Nabi Muhammad SAW.
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengenakan cincin di sini (jari kelingking).” (HR Muslim 2095).
Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Para ulama sepakat bahwa yang sesuai sunnah, cincin pria diletakkan di jari kelingking. Sedangkan
untuk wanita, cincin tersebut diletakkan di jari mana saja.” (Syarh Shahih Muslim, 14: 65).
Imam Nawawi menyatakan, para ulama sepakat bolehnya memakai cincin di jari tangan kanan atau pun di jari tangan kiri.
Lalu, bagaimana jika dibandingkan dengan Presiden RI, Joko Widodo?
Sayangnya, Jokowi tak mengenakan cincin.
Beda dengan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.
Saat masih menjabat presiden, pada jari manis SBY terpasang cincin batu mulia.
Menurut sejumlah kalangan, disebut mata kucing (cat's eye).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/raja-salman-abdulaziz-al-saud_20170301_145834.jpg)