Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BPBD Wajo Punya Teknologi Pemantau Bencana, Satu-satunya di Sulsel

Teknologi berupa tablet raksasa. Satu-satunya di kalangan kantor BPBD yang ada di Sulsel saat ini.

Penulis: St Hamdana Rahman | Editor: Ilham Mangenre
St Hamdana/tribunwajo.com
Di Pusdalops BPBD Wajo, Kecamatan Tempe, Wajo, Ketua Pelaksana BPBD Wajo Alamsyah HM sedang video conference dengan Pusdalops Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Kamis (16/2/2017). 

TRIBUN-TIMUR.COM, TEMPE- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo punya teknologi baru untuk memantau bencana dari kantor yang beralamat di Jl Lontar, Kota Sengkang, Wajo.

Teknologi berupa tablet raksasa. Satu-satunya di kalangan kantor BPBD yang ada di Sulsel saat ini.

BPBD Wajo satu dari 20 BPBD di Indonesia yang menggunakan alat tersebut.

Alat ditempatkan di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Wajo, satuan baru yang dibentuk BNPB.

Fungsinya sebagai pengendali koordinasi antara Pusdalops se-Indonesia.

"Mau pun memfasilitasi pelaporan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat," kata Ketua Pelaksana BPBD Wajo, Alamsyah HM, kepada TribunWajo.com, di kantornya, kemarin.

Saat diwawancarai tribunwajo.com, Alamsyah HM sempat video conference (berkomunikasi lewat video) dengan Pusdalops Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, melalui tablet raksasa tersebut.

Pusdalops BPBD Wajo mulai beroperasi awal Januari 2017. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved