Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diungkap, Beginilah Model Rekayasa di Acara 'Uya Kuya' dan Diputuskan Haram Ditonton

Uya Kuya dikenal sebagai pengisi program siaran televisi yang berjubel sanksi. Antara Maret 2012 hingga Januari 2016

Tayang:
Editor: Edi Sumardi
Uya Emang Kuya 

The New Eat Bulaga! Indonesia pada ANTV

Tanggal 28 Januari 2016, KPI menjatuhkan sanksi peringatan karena tidak memperlihatkan ketentuan tentang perlindungan anak-anak dan remaja atas tayangan yang menampilkan adegan seorang pria yang diminua memindahkan ulat dari satu toples ke toples lainnya dengan menggunakan tangan.

Selain mendapatkan sanksi dari KPI, Uya Kuya pernah dikritik pengacara Farhat Abbas karena program "Susuy-Suka Suka Kuya" yang ditayangkan pada MNCTV.

Dalam program tersebut, Uya Kuya kerap menghipnotis bintang tamunya.

Namun Farhat menilai jika itu adalah sebuah rekayasa sebab sebelum acara dimulai, ada kesepakatan.

"Acara pembohong yg paling bohong adalah acara "SUSUY" suka2 Uya, Hipnotisnya rekayasa yg disepakati,jgn mau terhibur dg rekayasa itu. Cukup.," kicau Farhat melalui akunnya pada Twitter @farhatabbaslaw, 25 November 2013.

Pada sebuah forum diskusi online, pemilik sebuah akun bernama eiduy juga mengakui jika program diisi Uya Kuya adalah rekayasa.

Berawal dari temannya melalui media sosial Facebook mencari tema terbaik acara hipnotis itu.

"nih gan ane punya temen di FB
dia pengen di ajak uya shoting acara hipnotis

di bikin status kaya di bawah ini

buat smua'a w minta ide donk , w sm tmen w rencana'nya mao shot di uya kuya . .tp w bingung w harus cari tema buat d.hipnotis ..ada yg punya ide ga ,kira2 judul yg bgus buat d.hipnotis apa ? ? W serius ..tlg kasih saran yg seru ,kL misal'a ada yg punya saran yg bgus .nanti w pk buat shot di sctv uya kuya

nih screenshotnya
[IMG]http://u.******.us/3/vcxjulsi.jpg[/IMG]

kacau dia ngebongkar sendiri kejelekan uya kuya," tulisnya pada 24 Juli 2010.

Komisioner KPI, Nina Mutmainnah pada Februari 2012 mengungkapkan jika program siaran "Uya Emang Kuya" banyak diadukan kepada KPI karena diduga rekayasa atau mengarah kepada penipuan.

Sebagai contohnya adalah ketika seorang perempuan muda terlihat seperti sedang tertidur.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved