Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Saat Salat Maghrib Berjamaah di Al Markaz, Ini Pesan Wakapolri

Usai salat, Syafruddin diberi kesempatan untuk berbicara di depan jamaah. Ia pun bernostalgia saat dironya masih menjadi ajudan Wakil Presiden JK.

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ina Maharani
Saat Salat Maghrib Berjamaah di Al Markaz, Ini Pesan Wakapolri - bersama-rombongan-dan_20161129_223117.jpg
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Syafruddin Selasa (29/11) bersama rombongan dan tokoh agama melakukan shalat Maghrib berjamaah di mesjid Al Markaz Al Islami
Saat Salat Maghrib Berjamaah di Al Markaz, Ini Pesan Wakapolri - bersama-rombongan-dan-tokoh_20161129_223238.jpg
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Syafruddin Selasa (29/11/2016) bersama rombongan dan tokoh agama melakukan shalat Maghrib berjamaah di mesjid Al Markaz Al Islami
Saat Salat Maghrib Berjamaah di Al Markaz, Ini Pesan Wakapolri - petinggi-mabes-polri-melakukan-silaturahmi_20161129_223716.jpg
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Syafruddin bersama sejumlah petinggi Mabes Polri melakukan silaturahmi dengan pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar yang berlangsung di Masjid tersebut Jl Masjid Raya, Makassar, Selasa (29/11/2016).
Saat Salat Maghrib Berjamaah di Al Markaz, Ini Pesan Wakapolri - komjen-pol-syafruddin-berkunjung_20161129_221749.jpg
TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM
Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Syafruddin berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (29/11/2016).

Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Syafruddin berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (29/11/2016).

Dalam kesempatan itu, Wakapolri juga bersilaturahmi ke Pengurus Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, serta menyempatkan diri Salat Maghrib berjamaah.

Usai salat, Syafruddin diberi kesempatan untuk berbicara di depan jamaah. Ia pun bernostalgia saat dironya masih menjadi ajudan Wakil Presiden JK.

"12 tahun yang lalu saya rutin datang ke sini ketika masih menjadi ajudan Wapres Jusuf Kalla. Selama lima tahun menjadi ajudan dari 2004-2009, saya selalu ke sini," kata dia.

Syafruddin mengatakan telah meniatkan untuk bersilaturahmi ke Al Markaz sebagai kesyukurannya setelah diangkat sebagai Wakapolri.

"Saya meniatkan untuk bersilaturahmi dngan tokoh sekaligus menyampaikan kesyukuran karena saya dikaruniai jabatan sekitar 3 bulan sebagai Wakapolri, sehingga patut datang ke kampung halaman sendiri sebagai bentuk kesyukuran," kata dia.

Ia melanjutkan, Indonesia adalah negara kaya, dengan tiga indikator yang dimilikinya.

"Ada tiga indikator yang tdak dimiliki bangsa lain, yaitu SDM yang banyak dan Alhamdulillah hampir 90 persen beragama Islam sehngga kita dijuluki negara Islam terbesar di dunia," ujarnya.

"Lalu SDA kita yang melimpah, tak semua dimiliki bangsa lain. Serta Komoditi yang banyak, apa saja yang ditanam pasti tumbuh dan bsa dinikmati," imbuhnya.

Ia juga berpesan, sebagai bangsa yang majemuk, terdiri dari berbagai suku, ras, budaya, dan agama, harus selalu dijaga dan dilestarikan.

"Saya mohon kita jaga dan lestarikan bangaa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia hingga akhir zaman," tutup dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved