Tanda-tanda Pencernaan Anda Bermasalah
Meski sebagian besar dari bakteri itu membuat tubuh sehat, tetapi sisanya bersifat toksik.
Terkadang IgA terkumpul dalam pembuluh darah kecil di bawah kulit, sehingga memicu ruam seperti eksim.
3. Gigi kekuningan
Warna gigi yang tak lagi putih tidak selalu disebabkan oleh konsumsi kafein atau rokok.
Terkadang, itu juga bisa jadi tanda adanya penyakit GERD (gastroesophageal reflux) yang belum terdiagnosis.
Waspadai GERD jika muncul juga gejala lainnya, seperti nyeri tenggorokan, bersin, atau batuk.
Gejala utama GERD adalah rasa panas di dada.
Asam lambung yang naik sampai ke esofagus bisa membuat warna putih gigi pudar.
4. Depresi
Beberapa jenis makanan memang membuat kita merasa nyaman, tetapi bisa terjadi sebaliknya.
Apa yang kita asup membuat mood berantakan.
Ini karena beberapa jenis bakteri di usus meningkatkan risiko kecemasan dan depresi.
Jaga keseimbangan bakteri di usus dan bangkitkan rasa bahagia dengan mengonsumsi makanan yang kaya polifenol, seperti buah, sayuran, teh hijau, dan minyak zaitun murni.
5. Pegal dan lemas
Beberapa penelitian mengungkap, sekitar 20 persen dari populasi memiliki pertumbuhan berlebihan bakteri usus kecil.
Gejalanya tidak selalu gangguan pencernaan seperti kembung atau diare, tapi bisa juga sesederhana berupa rasa lemas atau pegal.
Kelebihan bakteri jahat bisa menghambat kemampuan tubuh untuk memecah dan mencerna makanan, sehingga menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral.
Padahal, tubuh membutuhkan kedua nutrisi itu untuk energi. (Lusia Kus Anna/Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sakit-perut_20160819_170754.jpg)