Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Sumpah Pemuda

Pelajar SMPN 33 Makassar Bawakan Tarian Asal Luwu di Istana Negara

Dengan membawakan tarian asal Luwu, Pajaga Makkunrae, mereka akan tampil pada peringatan Sumpah Pemuda di Istana Negara pada 28 Oktober mendatang

Penulis: Munawwarah Ahmad | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/MUNAWWARAH AHMAD
Enam pelajar SMPN 33 Makassar akan tampil menari di hadapan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. 

Laporan Wartawan Tribun-Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR-Enam pelajar SMPN 33 Makassar akan tampil menari di hadapan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Dengan membawakan tarian asal Luwu, Pajaga Makkunrae, mereka akan tampil pada peringatan Sumpah Pemuda di Istana Negara pada 28 Oktober mendatang, pukul 20.00 wib.

Hal tersebut membuat kepala SMPN 33 Makassar, Andi Mardiani Maddusila turut bangga atas prestasi anak didiknya tersebut.

Bagi Mardiani, tampil di Istana Negara ialah prestasi yang sangat prestisius. Torehan prestasi sanggar tari SMPN 33 Makassar, semakin sempurna dengan undangan tersebut yang disampaikan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan

"Saya senang. Apalagi anak-anak dan orangtuanya tentu juga senang. Sungguh membanggakan kami di sekolah. Semoga mereka bisa tampil maksimal," jelas Mardiani,Rabu (26/10/2016).

Menurutnya, selama ini, sekolahnya sudah menjadi langganan juara menari di berbagai lomba di Makassar. Namun, tampil di Istana Negara adalah sesuatu yang luar biasa.

Mardiana menjelaskan, anak didiknya tersebut akan berkolaborasi dengan siswa SMAN 3 Makassar. Mereka pun telah melakukan latihan bersama sebelum berangkat ke Jakarta, Rabu (26/10/2016) pagi tadi.

"Sebelum mereka tampil di Istana, mereka juga akan tampil di TMII,"tambahnya.

Mardiana pun berjanji akan terus mengembangkan minat dan bakat siswanya melalui sanggar seni di SMPN 33 Makassar

Mengingat prestasi yang ditorehkan sudah tidak terhitung lagi. Seperti ikut andil dalam HUT Kota Surabaya setiap tahunnya dan yang terakhir tampil di Solo pada festival payung.

"Kami sengaja sering ikutkan anak-anak kami, agar mereka tahu gimana rasanya panggung Nasional. Dengan begitu, mereka akan semakin matang," tutup Mardiani.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved