Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kantor DPRD Gowa Terbakar

Kronologis Pembakaran Kantor DPRD Gowa, Menurut Anggota Dewan yang Dikejar Massa

Saksi mata yang juga sempat ditemui Tribun, Naswari Natsir, menilai aksi pembakaran kemarin sengaja dibiarkan.

Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/WA ODE NURMIN
Asriady Arasi (kiri) saat ditemui usai dimintai keterangannya oleh penyidik Polda Sulsel. 

"Setelah sempat kami dilempari, kita langsung lari ke belakang. Entah itu anggota Intel kawal ki, kita keluar mau ambil mobil. Teman lain juga sudah diselamatkan. Waktu di luar saya sempat lagi ditanyai anggota dewan atau tidak, saya perlihatkan nama ku. Sudah sampai di mobil ada lagi yang teriak periksa itu anggota dewan, mau mi mobil ku dilempari batu kaca depannya, tapi ada yang halang. Setelah itu saya baru bisa bebas pergi," ujarnya.

Saksi mata yang juga sempat ditemui Tribun, Naswari Natsir, menilai aksi pembakaran kemarin sengaja dibiarkan.

"Kalau dari pandangan objektif saya ini sepertinya pembiaran. Masa pendemo yang cuman 50 orang itu tidak bisa dihalau. Padahal aksi demo kemarin di Balla Lompoa bisa dihalang," ujarnya yang berada dilokasi untuk ikut menyaksikan.

Naswari pun mengatakan saat massa bergerak masuk kedalam kantor DPRD, anggota polisi hanya berada diluar.

Hingga saat ini polisi dari Polres Gowa dan Polda Sulsel masih berjaga disekitaran kantor DPRD Gowa.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved