Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Dia Jamaah Termuda, Manajer 10 Wisma, Pulang Haji Emas Bersusun di Leher dan Tangan

Lia Santi (21), tampak mengenakan pakaian ciri khas Bugis, mattalulung dan sarampa berwarna pink

Penulis: Justang Muhammad | Editor: Ardy Muchlis
handover/lia santi
Lia Santi Alias Side (21), jamaah haji termuda asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan saat berada di Mekkah. 

TRIBUNWAJO.COM, PAMMANA-- Lia Santi Alias Side (21), sempat viral di media sosial.

Dia jamaah termuda Kabupaten Wajo Sulsel, 2016.

Wanita yang berparas cantik nan kaya.

Dia bersama 323 Jamaah haji Kabupaten Wajo,pun  tiba di Islamic Centre Wajo, Jl Poros Bone-Wajo, Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kamis (22/9/2016) malam kemarin.

Seluruh jamaah tiba mengenakan pakaian dengan warna yang mencolok.

Lia Santi (21), tampak mengenakan pakaian ciri khas Bugis, mattalulung dan sarampa berwarna pink.

Di leher dan tangannya, terlihat perhiasan emas bersusun-susun.

Sementara ayahnya, Ilyas Side yang juga Kepala Bidang Sarana Dan Prasarana Dinas Pasar Kabupaten Wajo mengenakan pakaian khas Arab Saudi dengan sorban hitam putih.

Pakaian itu sudah menjadi seragam wajib bagi orang Bugis Wajo ketika pulang dari Tanah Suci.

Biasanya, pakaian itu sudah mereka persiapkan sejak berangkat dan dikenakan saat kebali ke Tanah Air.

Manajer 10 Wisma di Sengkang

Lia menuturkan berniat haji sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.

Ia pun mendaftar haji bersama kedua orang tuanya di Kemenag Wajo sejak 2 Januari 2009, ketika ia masih duduk di kelas VII SMP.

"Saya daftar naik haji sejak kelas 1 SMP," kata Lia Santi kepada tribunwajo.com di Gedung Islamic Center, Jl Poros Bone-Sengkang, Kecamatan Pammana, Wajo, beberapa waktu lalu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved