Bentrok Satpol PP vs Polisi
Jubir Danny Pomanto Penasaran Ingin Lihat CCTV Penyerangan Balaikota Makassar
Menurutnya penyerangan sekaligus pengrusakan asset negara ini layaknya film action.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ina Maharani
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Juru bicara Wali Kota Makassar Ramzah Tabraman beberkan aksi penyerangan kantor Balaikota Makassar oleh oknum polisi di Makassar.
Menurutnya penyerangan sekaligus pengrusakan asset negara ini layaknya film action.
Bagaimana tidak, seperti cerita yang ia dengar dari Wali Kota Makassar Danny Pomanto, para penyerang itu melakukan aksinya di malam hari, sambil terdengar suara letusan senjata.
"Doorrrr.dorrr...dorrrr".
Ramzah masih penasaran dengan video rekaman penyerangan kantor Balaikota Makassar tersebut, karena belum bisa lihat sendiri.
"Toh kita hanya diceritakan. Beda kalau kita lihat langsung," ujar aktivis Anti Korupsi ini.
Sepengetahuannya, selain Wali Kota Makassar Danny Pomanto, video itu juga telah ditonton Gubernur Syahrul Yasin Limpo, Menteri Dalam Negeri, dan Komnas HAM RI.
Dia (Ramzah) menegaskan, terkait dengan informasi bentrok Satpol PP Makassar dan polisi itu hanya bisa dikeluarkan dari mulut Danny Pomanto dan dirinya sendiri.
"Kita tidak melarang tim hukum lainnya berkomentar, tapi sebaiknya informasi ini dikeluarkan satu suara saja. Yakni saya yang ditunjuk walik ota," katanya.
Lebih jauh Ramzah menjelaskan jika seluruh keterangan baik yang bersifat global ataupun detail terkait kasus yang menyita perhatian publik itu hanya boleh disampaikan kepada media oleh wali kota dan juru bicara bidang komunikasi dan hukum atas seizin Wali Kota.
Sekadar diketahui, rekaman cctv penyerangan Balaikota Makassar salah satu bukti nayata penganiayaan terhadap anggota Satpol PP Makassar dan pengrusakan asset negara.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ramzah-tabraman_20160826_003517.jpg)