Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pesantren Sultan Hasanuddin Gowa Terima 287 Santri Baru

penerimaan santri baru tahun ini dirangkaikan dengan lepas sambut santri-santriwati yang baru saja lulus tahun ini.

Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/WA ODE NURMIN
Tahun ajaran 2016, Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin Gowa, menerima 287 santri baru, baik untuk tingkat Tsanawiyah dan Aliyah. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Tahun ajaran 2016, Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin Gowa, menerima 287 santri baru, baik untuk tingkat Tsanawiyah dan Aliyah.

Direktur Pondok pesantren, Ustadz Firmanullah, mengatakan, penerimaan santri baru tahun ini dirangkaikan dengan lepas sambut santri-santriwati yang baru saja lulus tahun ini.

"Dari jumlah santri baru yang kami terima, itu 210 untuk tingkat Tsanawiyah dan 77 Aliyah. Dan acara penerimaan santri baru ini sekaligus lepas sambut para alumninya, " katanya, Minggu (24/7).

Alasan acara tersebut dirangkaikan, kata Ustadz Firmanullah, agar para santri baru bisa berkenalan dan bertatap muka dengan alumninya.

Ustadz Firmanullah pun berharap agar para alumni yang baru lulus bisa menjaga nama baik almamater dan tetap bersungguh - sungguh dalam menuntut ilmu.

"Apa yang didapatkan di pondok masih terlalu sedikit dan inilah awal perjuangan yang hakiki bagi ananda setelah berada di luar sana," katanya dihadapan sejumlah tamu yang hadir seperti Konjen Australia, Richard Matthew, Kepala Kantor Kementerian Agama Gowa, Anwar Abubakar Paka, dan orang tua santri - santriwati di gedung Baruga Ahmad Huzaen.

Jumlah santri - santriwati lulus yakni sebanyak 155 orang dari 115 tingkat Madrasyah Tsanawiyah dan Aliyah sebanyak 40.

Ketua Panitia Wahyuni Thahir, mengatakan kegiatan lepas sambut ini menjadi agenda tahunan.

"Sebagai penyambutan secara resmi santri saja kak, dan pelepasan alumni dengan prosesi penyamatan cindramata kepada setiap santri yang di lepas dan membaca ikrar almuni santri - santriwati pondok pesantren. Santri baru juga diambil ikrar sebagai tanda resmi menjadi santri baru," ujarnya.

Salah satu orang tua santri baru, Ivan Gunawan mwngaku senang menitipkan putranya, karena menggangap sekolah pesantren itu mengedepankan kualitas dengan akhlak agar dapat menjadi calon pemimpin berakhalak tul kharimah.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved