Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Serbi-serbi Ereksi Pria, Banyak Macam

sebuah riset yang dilakukan oleh The Institute for the Study of Urological Disease

Editor: Ilham Mangenre
sidetek
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM- Banyak fakta tentang ereksi pria yang mungkin belum Anda ketahui. Apa saja? secara ilmiah, pria diberkati tiga jenis ereksi: psikogenik, refleksogenik, dan nokturnal.

Jika psikogenik adalah ereksi yang disebabkan rangsangan khayali, refleksogenik adalah ereksi yang disebabkan rangsangan nyata.

Adapun ereksi nokturnal adalah ereksi yang terjadi sewaktu-waktu di malam hari.

Fakta di atas hanyalah satu dari sekian fakta yang (mungkin) belum kita ketahui tentang ereksi. Metro.co.uk, mencatatnya hingga enam fakta.

Pernahkah Anda mendengar ereksi post-mortem?

Jika seorang pria meninggal dalam keadaan vertikal, gravitasi akan menyebabkan darah menuju dan menumpuk di kaki.

Tanpa jantung yang berdebar, aliran darah akan sampai juga di area penis—sehingga terjadi ereksi post-mortem.

Untuk ukuran penis ketika ereksi, para ilmuwan telah mencatat bahwa panjang penis yang normal saat ereksi adalah 5,2 inci (sekitar 13,12 cm) dan 3,6 inci (sekitar 9,16 cm) ketika lembek.

Sedangkan untuk lingkarnya, 4,6 inci (sekitar 11,66 cm) saat ereksi dan 3,7 inci (9,31 cm) ketika lembek.

Jika ingin mengukur penis, ukurlah dari pangkal—bukan dari kantong sperma.

Berikut cara mengukur penis menurut NHS:

“Untuk mendapatkan pengukuran yang tepat, lakukan ketika sedang ereksi. Ukurlah dari pangkal penis di dekat sisi yang menempel di perut, sampai ke ujung, di mana lubang penis berada."

Ssttt…. Bayi yang belum dilahirkan juga bisa mengalami ereksi! Janin laki-laki berusia 10 minggu juga bisa ereksi, dan ini cerita nyata!

Kita melancong jauh ke Inggris. Perlu diketahui, sebagian besar anak-anak muda Inggris tidak puas dengan ukuran penisnya.

Jajak pendapat terbaru menyebut, bahwa sebagian besar mereka menginginkan ukuran yang lebih besar dibanding anak-anak muda di Amerika Serikat dan Jerman.

Bagaimana dengan negara lain? Belum ada jajak pendapat.

Terakhir, jangan sungkan-sungkan untuk mengakui bahwa kita, para pria, mengidamkan penis yang kuat dan keras.

Tenang, sebuah riset yang dilakukan oleh The Institute for the Study of Urological Disease mengklaim bahwa diet Mediterania bisa memberikan penis yang kuat dan lebih keras. (Intisari)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved