Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berurusan dengan Lantas Bundaran Makale Wajib Pakai Bahasa Inggris

Kantor dan kampus yang masuk dalam zona wajib berbahasa Inggris adalah Dinas Pariwisata, Pos Makale, DPRD Tana Toraja, dan UKI Toraja.

Tayang:
Penulis: Yultin Rante | Editor: Imam Wahyudi
Tribun Timur/Yultin Rante
Suasana Bundaran Makale, Sabtu (26/2/16) siang. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE – Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, meluncurkan English Zone Program (Program Zona Bahasa Inggris) di Bundaran Kolam Makale, Kota Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/2/2016) pagi.

Program edukasi menggiatkan bahasa Inggris di lokasi pariwisata dilakukan dengan mewajibkan orang yang berada di Kolam Makale berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Zona bahasa Inggris tidak terbatas di sekitar Kolam Makale, tetapi juga di kantor dan di kampus yang ada di sekitar kolam yang di tengahnya berdiri patung pejuang Tana Toraja, Lakipadada. Kantor dan kampus yang masuk dalam zona wajib berbahasa Inggris adalah Dinas Pariwisata, Pos Makale, DPRD Tana Toraja, dan UKI Toraja.

Pos lalu lintas yang berlokasi di dekat kolam ini juga masuk zona wajib bahasa Inggris. Jadi, jika Anda ditilang dan harus berurusan dengan petugas di pos lantas ini, maka komunikasi harus menggunakan bahasa Inggris.

“Inilah zona wajib bahasa Inggris pertama yang ada di Toraja dengan tujuan mendukung Toraja sebagai destinasi wisata dunia dan Toraja Go World Culture Heritage (Toraja menuju Warisan Budaya Dunia),” kata Nico saat sambutan peluncuran program ini.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved