Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

FPI Pangkep Desak Kemenag Bubarkan Aliran Sesat Der Moga, Tuhan 'Bapanda'

Aliran Naqsabandiyah Kholidiyah versi Der Moga yang kini menggejala di Pulau Pammantauang

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Ilham Mangenre
munjiyah/tribunpangkep.com
Ketua FPI Kabupaten Pangkep Aco Parenrengi di Kantor Bupati Pangkep, Rabu (27/1/2016) 

Dua hari lalu, tribunpangkep.com memberitakan adanya aliran sesat di Desa Bantimurung, Kecamatan Tondongtallasa, Kabupaten Pangkep.

Aliran belum diketahui namanya ini, dianggap sesat karena saat memandikan mayat mereka menghadap ke selatan, padahal menurut ajaran Islam menghadap ke kiblat (barat).

Kain kafan ditulis kata ‘hua’ menggunakan spidol. Dalam bahasa Arab hua berarti dia, yang bagi kelompok ini bermakna ‘kita semua akan kembali kepada Allah SWT’.

Kelompok ini juga mengkremasi mayat.

Jika membuat hajatan pada siang hari, mereka akan meminta izin untuk melaksanakan salat dhuhur lebih awal, yakni setelah melaksanakan salat subuh.

Hari Raya Idul Fitri mereka pusatkan di Kabupaten Gowa. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved