Sst! Pemkab Pangkas Sarang Kelelawar Soppeng
Soppeng dikenal kota kalong dari area ini
Penulis: Awaluddin Marwan | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG- Dahan pohon asam, tempat kelelawar bergelantungan, di jantung Watansoppeng, Kabupaten Soppeng, dipangkas, Kamis (21/1/2016).
Sarang kalong khas Soppeng itu dipangkas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemerintah Kabupaten Soppeng.
"Ini dilakukan untuk mengantisipasi kendaraan truk terganggu dan berdampak kecelakaan sekitarnya,” kata Kepala Dinas Kebersihan Soppeng Aswan A Said kepada tribunsoppeng.com, saat memantau pemangkasan itu di Jl Kemakmuran, Watansoppeng.

Dahan pohon asam, tempat kelelawar bergelantungan, di jantung Watansoppeng, Kabupaten Soppeng, dipangkas, Kamis (21/1/2016).
Menurut Aswan, hanya tangkai pohon asam yang menjulur ke bawah, ke arah jalan raya, yang dipangkas.

Selebihnya, untuk kelelawar.
Soppeng dikenal kota kalong dari area ini.

Keberadaan koloni ribuan kalong di Watansoppeng diketahui sejak ratusan tahun silam.
Bukan hanya suara riuh, aroma khas menyengat ketika berada di kawasan pusat Soppeng itu.
Koloni ribuan kalong menyuguhkan pemandangan indah bila menjelang malam.
Ketika ribuan kelelawar itu serempak meninggalkan dahan pohon asam, beterbangan, mengatapi langit Watansoppeng.
Sesi berikutnya, kala pagi menjelang, koloni mahluk yang kepalanya mirip tikus itu kembali bergelantungan di jantung Watansoppeng.
Unik, beraroma nan indah.
Watansoppeng kurang lebih 150 kilometer, sebelah utara Kota Makassar, pusat Provinsi Sulawesi Selatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sarang-kelelawar-soppeng-dipangkas_20160121_131015.jpg)