Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cyber Monday Mulai Rambah Inggris

Jika di Indonesia, persaingan keduanya ibarat AlfaMart dan Indomaret.

Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/THAMZIL THAHIR
Thamzil Thahir 

Lapoorawan Wartawan Tribun Timur, Thamzil Thahir dari Inggris

TRIBUN-TIMUR.COM, OXFORD - Sistem ekonomi konservatif di Inggris, memasuki era baru. Jejaring ritel dan supermarket lokal, dipaksa beradaptasi dengan pola marketing global.

Dan berikut ini pengalaman penulis saat mencoba "make a deal" (berbelanja) di dua toko retail berbeda di Cambridge dan Oxford, dua kota pelajar tua di United Kingdom.

Retail pertama Tesco. Beroperasi sejak 1919. Berbasis di London timur, dan retail ketiga terbesar di Eropa setelah Walmart dan Carefour.

Retail kedua adalah Argos. Berdiri 1971. kini merambah dataran Inggris, dan jadi partner utama eBay, sejak 2007, dan dikenal sebagai online shop paling progresif di Great Britain, Inggris, Irlandia Utara, dan Scotlandia.

Jika di Indonesia, persaingan keduanya ibarat AlfaMart dan Indomaret. Semua moment, jadi ajang promosi dan menggenjot target penjualan.

Keduanya pun sama-sama memanfaatkan momen Black Friday, dan Cyber Monday janji diskon besar hingga 50% untuk menggaet revenue.

Setelah Black Friday, yang dimulai Jumat (27-29/11/2015) pelaku ritel dan supermarket di Inggris, memanfaatkan cyber monday (30-31/11/2015) kini merambah United Kingdom.

Sejatinya, kedua istilah diatas, asli tradisi Amerika. Black Friday adalah tradisi belanja warga urban kulit hitam, sehari setelah peringatan Thanksgiving.

Sedangkan Monday Cyber, adalah istilah diskon belanja online setelah Black Friday.

Tradisi Black Friday ini sejak awal dekade 1950an. Sedangkan Cyber Monday, menular bersamaan kala belanja bisa melalui smartphone.

Thanksgiving dirayakan di hari Kamis keempat di bulan November. Makanya, Negara bagian California menyebutnya, the Day after Thanksgiving.

Di Amerika, Black Friday 20 tahun terakhir, jadi momentum awal sebelum memasuki bulan diskon belanja Natal.

Ada banyak kasus, warga meninggal dan terluka saat berburu diskon besar, 50 hingga 70% saat antre di depan toko elektronik atau gadget.

Di Inggris, 4 tahun terakhir, Black Friday mulai jadi momentum marketing bagi produsen atau retailer lokal.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved