Polisi Tewas Diserang di Samata
Polisi Korban Penyerangan Samata Brigpol Mulyadi Enggan Diwawancarai
Tribun sempat meminta izin melalui pesan BlackBerry Messanger, untuk bertemu.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Salah satu anggota Patmor Sat Sabhara Polres Gowa, Brigpol Mus Mulyadi, masih enggan diwawancarai media.
Tribun sempat meminta izin melalui pesan BlackBerry Messanger, untuk bertemu.
Namun Mulyadi yang sudah keluar dari RS Bhayangkara Makassar, pascapenyerangan oleh orang tak dikenal di Bundaran Samata, Jl. Hertasning Baru, Gowa, pekan lalu, mengatakan belum bisa diwawancarai.
"Untuk sekarang belum bisa," balasnya singkat.
Mulyadi menjadi salah satu korban penyerangan bersama dua rekannya, Brigpol Irfan Udhien dan Bripka Usman saat istirahat di Pos Lantas Bundaran Samata.
Mulyadi mengalami luka serius atas penyerangan tersebut. Sedangkan rekannya Brigpol Irfan Udhien tewas setelah para pelaku yang diduga berjumlah 20 orang menyerang sehingga telinga kirinya putus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/brigpol-mull_20150702_131218.jpg)