Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Tewas Diserang di Samata

Polisi Korban Penyerangan Samata Brigpol Mulyadi Enggan Diwawancarai

Tribun sempat meminta izin melalui pesan BlackBerry Messanger, untuk bertemu.

Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Anggota Sabhara Polres Gowa Brigpol Mulyadi (35) masih dirawat di ruang Merak no 7 RS Bhayangkara Jl Andi Mappaodang Makassar, Kamis (2/7/2015). Ia merupakan salah seorang anggota Polres Gowa yang diserang kelompok orang tak dikenal di Bundaran Samata Jl Tun Abdul Razak Kab Gowa, dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Salah satu anggota Patmor Sat Sabhara Polres Gowa, Brigpol Mus Mulyadi, masih enggan diwawancarai media.

Tribun sempat meminta izin melalui pesan BlackBerry Messanger, untuk bertemu.

Namun Mulyadi yang sudah keluar dari RS Bhayangkara Makassar, pascapenyerangan oleh orang tak dikenal di Bundaran Samata, Jl. Hertasning Baru, Gowa, pekan lalu, mengatakan belum bisa diwawancarai.

"Untuk sekarang belum bisa," balasnya singkat.

Mulyadi menjadi salah satu korban penyerangan bersama dua rekannya, Brigpol Irfan Udhien dan Bripka Usman saat istirahat di Pos Lantas Bundaran Samata.

Mulyadi mengalami luka serius atas penyerangan tersebut. Sedangkan rekannya Brigpol Irfan Udhien tewas setelah para pelaku yang diduga berjumlah 20 orang menyerang sehingga telinga kirinya putus.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved