Polisi Tewas Diserang di Samata
Pembunuhan Polisi Gowa Berlangsung Hanya 6 Menit
Hal tersebut diketahui saat terdengar suara ledakan senjata.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan bahwa pelaku pengeroyokan anggota Patmor Sat Sabhara Polres Gowa belum terungkap.
Sejumlah saksi telah diperiksa, dalam kasus naas yang mengakibatkan meninggalnya Brigpol Irfan Udhien, pada Kamis (2/7/2015) dini hari.
Namun, Kombes Frans, ogah menyebutkan nama ataupun inisial dari saksi yang diperiksa oleh penyelidik Polda Sulselbar itu, dengan alasan agar tidak mengganggu proses penyidikan.
"Kami tidak tutup-tutupi ini dek, tapi ini permintaan dari saksi," ujarnya.
Untuk sementara Kapolda Sulselbar telah membentuk tim dan meminta jajaran untuk menuntaskan kasus ini.
Dari beberapa laporan sementara yang dihimpun Humas Polda Sulselbar, pelaku pengeroyokan berjumlah sekitar 20an orang, ia melakukan aksinya dengan parang, sajam, serta menutup mukanya dengan skrap.
Mereka (pelaku) menggunakan kendaraan mobil jenis Avanza, dan 4 orang yang memakai motor.
"Kejadian ini terjadi sangat singkat, yakni hanya 6 menit saja," ujarnya.
Hal tersebut diketahui saat terdengar suara ledakan senjata.
Lebih lanjut dikatakan oleh Kombes Frans, bahwa hasil olah TKP, ia menemukan proyektil, dan proyektil itu saat ini sedang diuji forensik.
"Kita tunggu hasil forensik dari proyektil itu, kemungkinan jika ada hasil forensik mudah untuk diidentifikasi siapa pemiliknya," ujarnya.
Selain Brigpol Irfan Udhien (27), Bripda Usman (30) dan Brigpol Mus Mulyadi (35) juga menjadi korban.
Kedua polisi Gowa saat ini masih kritis di Rumah Sakit Bahayangkara akibat luka yang dideritanya.
Sekadar diketahui, saat kejadian ada lima orang yang berjaga di pos lalu lintas yang berada di perempatan jalan Tun Abdul Razak, atau bundaran Samata Gowa.
Hanya saja, pada saat kejadian penyerangan, dua personil lainnya Brigpol Sulaeman dan Brigpol Firdaus sedang makan di warung sari laut, yang berada tepat di samping pos lantas.
Setelah melakukan penyerangan para pelaku kemudian melarikan diri ke arah Hertasning.
Dua anggota yang selamat dari penyerangan tersebut, kemudian fokus untuk menyelamatkan tiga orang temannya yang menjadi korban.
Mereka tidak terlalu memperhatikan para penyerang.
Bersama beberapa warga sekitar, dua anggota yaitu Mulyadi dan Usman dibawah ke rumah sakit Syech Yusuf.
Sedangkan almarhum Brigpol Irfan Udhien dibawa oleh petugas kebersihan RS Wisata UIT, menggunakan mobil Pick Up.
Kebetulan setelah kejadian, mobil yang dikendarai Ruslan (30) tahun melintas.
Namun naas, setelah sampai di RS Wisata UIT, Jl Abd Kadir, nyawa anggota Sabhara Polres Gowa ini tidak tertolong, dan menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 01.00 Wita.
Korban selnjutnya di bawah ke Rumah Sakit Bhayangkara, untuk dilakukan visum(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ifan-udhien_20150702_183709.jpg)