Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inilah Bahaya Jika Kebiasaan Tidur Larut Malam

Pada pukul 23:00 hingga 3:00, siklus tidur akan dipengaruhi oleh tidur jenis non-REM dan sangat sedikit sekali yang mengalami tidur REM.

Editor: Ilham Mangenre
net
Ilustrasi: Belum tidur hingga larut malam 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM- Anda termasuk orang yang sering memulai tidur ketika larut malam? semoga bisa dikurangi, ini bisa berakibat buruk terhadap kesehatan Anda.

Seperti diulas dari situs konsultasi kesehatan, meetdoctor, tidur terlalu larut malam sebenarnya menunjukkan adanya perubahan pada rutinitas ritme circadian alam tubuh Anda, yang didukung oleh adanya perubahan pada fungsi sikap, mental dan fisik Anda sepanjang hari.

Ritme circadian ini diatur di dalam otak bagian kecil yang dikenal sebagai jam biologis.

Nukleus bernama suprachiasmatic atau SCN memiliki bentuk seperti corong dengan ukuran sekecil beras meski di dalamnya terdapat 20,000 sel saraf.

Saat cahaya mengenai mata, saraf akan diaktifkan dalam retina mata yang kemudian memproses partikel cahaya atau photons menjadi sinyal elektrik.

Sinyal ini akan disalurkan di sepanjang saraf optik ke SCN yang kemudian akan menstimulasi beberapa area pada otak termasuk kelenjar pineal.

Kelenjar pineal akan merespons dengan mematikan produksi hormon melatonin sehingga tubuh merasa lebih terjaga.

Tidak hanya itu, SCN juga mengontrol suhu tubuh, sekresi hormon, produksi urin dan perubahan pada tekanan darah.

Saat kegelapan menjelang, sinyal SCN kemudian akan kembali mengirim sinyal dan kadar melatonin pada tubuh bertambah, membuat Anda merasa mengantuk.

Sistem yang dijabarkan sebelumnya ini secara teratur terjadi setiap harinya pada tubuh Anda.

Karena itulah, saat ritme circadian ini terganggu akibat tidur terlalu larut, kesehatan pun menjadi taruhannya.

Tidur Normal

Normalnya, tidur yang menyehatkan akan terdiri dari keseimbangan antara jenis tidur non-REM ke tidur REM.

REM sendiri merupakan Rapid Eye Movement, fase tidur yang terdalam dan ternyenyak.

Siklus dari tidur non-REM menuju REM sendiri akan berlangsung selama 90 menit dan mengalami perubahan konstan sepanjang malam tidak peduli jam berapapun Anda tidur.

Halaman 1/3
Tags
tips
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved