Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

OS BlackBerry Mau "Dimatikan" Selamanya, Begini Jadinya Punya Anda Nanti

Anda pengguna handset BlackBerry, ketahuilah rencana ini sekarang.

Tayang:
Editor: Edi Sumardi

"Kami tidak berkomentar terhadap rumor dan spekulasi, tetapi kami akan tetap berkomitmen kepada sistem operasi BlackBerry 10, menghadirkan keuntungan keamanan dan produktivitas yang tidak tertandingi," tulis juru bicara BlackBerry.

Tanda-tanda BlackBerry bakal menggunakan Android sebenarnya sudah terlihat dalam beberapa tahun belakangan. BlackBerry, melalui BlackBerry 10 OS, mengizinkan penggunanya untuk menginstalasi aplikasi berbasis Android.

Aplikasi BlackBerry Messenger juga sudah dilepas untuk Android dan iOS.

BlackBerry pun telah mengintegrasikan sistem keamanan andalan yang dimilikinya ke Knox pada perangkat berbasis Android milik Samsung.

Pilihan Pertama

Pada lain hal, di tengah maraknya kemunculan berbagai aplikasi mobile, Blackberry Messenger (BBM) masih jadi pilihan pertama pengguna di Indonesia. Bahkan, BBM sangat dominan dalam lalu lintas internet Indonesia, mengalahkan YouTube.

Fakta ini diungkap Ericsson melalui laporan terbarunya, Mobility Report yang resmi dirilis hari ini, Selasa (16/6/2015).

Laporan menunjukkan, aplikasi tukar pesan yang mulai populer sejak 2008 tersebut paling banyak diakses pengguna internet mobile di Indonesia. Menyusul setelahnya YouTube, WhatsApp, Facebook, dan Line.

Berbeda dengan Indonesia, Australia dan Filipina menempatkan Facebook sebagai aplikasi paling banyak digunakan.

Sementara itu, trafik data di Malaysia dan Singapura paling besar untuk WhatsApp.

Secara garis besar, kecenderungan penggunaan internet di wilayah Asia Pasifik memang fokus terbagi pada tiga lini.

Yakni instant messaging, media sosial, dan video streaming.

"Trennya memang seperti itu. Apalagi untuk video, ke depan perkembangannya akan semakin besar," kata VP Marketing Communication Ericsson Indonesia Hardyana Syintawati saat ditemui pada acara perilisan Mobility Report, Selasa, di Plaza Senayan, Jakarta.

Menurut Hardyana, berdasarkan laporan per kuartal Ericsson, pertumbuhan penggunaan aplikasi streaming video akan semakin signifikan. Pasalnya, aplikasi semacam YouTube saat ini sudah mulai menggantikan fungsi televisi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved