BNN Sulsel Jaring 9 Pengguna Narkoba di Kos Jalan Sulawesi dan Pettarani
Untuk di kos Jl Sulawesi, penghuni kos yang terindikasi sebagai pengguna narkoba semuanya perempuan.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
Laporan wartawan Tribun Timur, Hasan Basri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan POM TNI, Polda Sulsel dan Satpol PP merazia sejumlah rumah kos-kosan di Makassar, Selasa (9/6/2015) siang.
Razia yang melibatkan sekitar 30 personel gabungan ini menyisir kos-kosan di didua tempat berbeda yakni di Jl Sulawesi dan Jl AP Pettarani Makassar. Hasilnya dari dua lokasi itu sedikitnya sembilan terjaring razia yang diduga kuat terindikasi sebagai pengguna narkoba. Empat di antaranya di kos milik M Roem Ketua DPRD Sulsel dan lima di kos Jl Sulawesi.
Untuk di kos Jl Sulawesi, penghuni kos yang terindikasi sebagai pengguna narkoba semuanya perempuan. Mereka rata-rata bekerja di sebuah perusahan swasta.
Dalam penggrebekan yang dilakukan, petugas menggledah semua kamar milik penghuni kos. Kemudian mereka didata dan selanjutnya dites urine. Tidak ada perlawanan apa-apa dalam razia tersebut. Penguhuni yang dinyatakan positif langsung digiring ke mobil milik BNNP Sulsel.
Dari hasil operasi ini petugas BNN menduga kos-kosan tersebut kerap dijadikan pesta sabu. Pasalnya saat penggeledahan di kos di Jl Sulawesi, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa saset plastik diduga bekas bungkusan sabu yang disimpan di tempat sampah. Selain itu, ditemukan juga obat daftar G jenis somadril.
Seorang penghuni kos yang dimintai keteranganya membantah bahwa di kos-kosan tersebut ditempati pesta sabu. "Kalau narkoba, saya tidak pernah temukan ada penghuni pakai, tapi somadril biasa.Namanya juga masih ABG pasti pake," ujar perempuan yang enggan disebut namanya ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bnn-jaring_20150609_001428.jpg)