Diduga Dicabuli, Bocah Asal Enrekang Dirawat Intensif di RS Parepare
Pelakukanya diduga suami dari salah satu oknum guru dii Kab Enrekang yang merupakan tetangga korban.
Penulis: Mulyadi | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Seorang bocah perempuan mengalami perlakukan tidak senonoh oleh tetangganya sendiri. NJ (4), Warga Kelurahan Tomenawa, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang ini terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum (Rsu) Sumantri, Kota Parepare, Rabu, (27/5/2015)
Sebelumnya bocah tersebut mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Masserempulu, di Kab Enrekang, tiga pekan lalu. Ia diduga mengalami pelecehan seksual oleh pelaku (HN), warga yang tidak lain merupakan tetangga korban.
Keluarga korban, Darwasia, mengatakan, awalnya korban kerap menangis kesakitan usai buang air kecil. "Sering menjerit kesakitan, kita tanya-tanya ternyata ia mengaku mendapat perlakukan yang tidak kami duga," katanya.
Darwasia mengatakan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepihak berwajib, tetapi hingga saat ini pelaku belum juga ditahan oleh Polisi. "Kami tidak tahu kenapa Polres Enrekang belum juga menahan pelaku. Padahal kita sudah lapor sejak 3 Mei lalu,"katanya.
Pihaknya selaku keluarga korban berharap polisi segera menangkap pelaku yang diketahui adalah suami dari salah satu oknum guru sekolah Negeri di Kab Enrekang.
Sementara dari hasil pemeriksaan Dokter telah menemukan luka di saluran kemih korban yang cukup serius. Penanganan korban dilakukan secara intensi melibatkan dua dokter.
"Ada indikasi inveksi di bagian itu. Penyebabnya kami belum tahu. Semenjak pasien masuk ke rumah sakit ini kami telah melakukan perawatan yang cukup intensif," ujar Humas RSU Sumantri, Amir Made Ali. (*)