Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tahun Baru 2014

Tahun 2013, Pengguna Narkoba di Sulsel Capai 1.169 Orang

disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Burhanuddin Andi saat memberikan paparan Kinerja Polda Sulsel 2013

Penulis: Hasan Basri | Editor: Muh. Taufik

MAKASSAR, TRIBUN - TIMUR.COM- Meski pencapaian kinerja dalam penanganan kasus narkoba di Sulsel mengalami peningkatan. Namun bukan berarti kasus narkoba di Makassar mengalami penurunan. Dari catatan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan sendiri bahwa kasus narkoba di Sulawesi Selatan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ini dibuktikan dari jumlah pengguna narkoba yang terdata di Polda Sulsel tahun ini mencapai 1.169 orang . Sementara tahun lalu hanya mecapai 1.070 orang.

Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Burhanuddin Andi saat memberikan paparan Kinerja Polda Sulsel pada tahun 2013, di SPN Batua Jl Urif Sumiharjo Makasssar, Senin (30/12/2013).

Kapolda menyebutkan, dalam penanganan kasus narkoba di Sulsel, tahun ini mencapai 673 kasus yang sudah di P21 (dituntaskan). Sementara target yang mereka yang harus direalisasikan mencapai 783 kasus.

"Tahun lalu target kita mencapai 768 kasus sementara kami berhasil menyelesaikan atau p21 kan sebanyak 800 kasus," kata Burhanuddin Andi.

Mengenai maraknya kasus narkoba di Makassar, Kata Kapolda, hal itu disebabkan pergaulan bebas yang tanpa kontrol, kecendurngan mengikuti trend atau mode, karena rasa ingin tahu, dan adanya keuntungan besar sehingga bisnis peredaran narkoba menjadi marak.

Menurutnya pelaku narkoba bukan hanya dikalangan masyarakt sipil saja, tetapi pengguna narkoba yang berhasil diungkap kepolisian juga terjadi diinternal kepolisian . Selama 2013 ini 19 orang dari oknum  kepolisian di tangkap .Adapun barangbukti Narkoba yang behasil diamankan selama ini, tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2012. Tahun 2013, Ganja sebanyak 3.096 gram, putaw 33.183 gram, ectasy 418 butir ,shabu 13.227 gram. Sementara tahun 2012 hanya Ganja 1.297 gram, putaw 10.000 gram, ectasi 1.785 butir dan shabu 3.735 gram.

Sementara itu, maraknya peredaran Narkoba di kabupaten Sidrap, Kapolda mengaku heran, Sebab didaerah itu sepertinya menjadi lumbung narkoba. Kapolda mengancam jika jajaranya disana tidak mampu memberantas narkoba diwilayahnya makan akan dicopot.

"Kalau tidak mampu menangani wilayahnya lebih baik mengundurkan diri saja,"sebutnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved