Musim Kemarau
Demi Air Bersih, Warga Desa Kaluku Jeneponto Antre Hingga 6 Jam
Warga harus mengambil air bersih dengan berjalan kaki hingga 2 km.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Suryana Anas
JENEPONTO,TRIBUN-TIMUR.COM- Kekeringan yang melanda wilayah di Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Jeneponto membuat warganya harus mengambil air bersih dengan berjalan kaki hingga 2 km.
Yang lebih parahnya lagi, sumur yang dijadikan sumber air hanya sedikit mengeluarkan air sehingga terkadang untuk bisa mengambil air warga harus menunggu mata airnya keluar hingga enam jam.
Keterangan dari salah satu warga sekitar, Sarro kepada tribun-timur.com ,Rabu (2/09/2013), mereka harus ngantre selama enam jam,"kalau tunggu mata airnya keluar biar banyak kami harus ngantri. Kadang sampai 20 orang kami ngantri," ujarnya.
Desa tersebut merupakan lokasi yang belum terkena bantuan air bersih dari PDAM. Olehnya sejak kemarau melanda, warga hanya mengandalkan sumur satu-satunya yang ada di tengah sawah. (*)