Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wow, Dahsyatnya Efek Permen Cinta Ini

Wow, Dahsyatnya Efek Permen Cinta Ini

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Wow, Dahsyatnya Efek Permen Cinta Ini
Permen karet pembangkit libido wanita sudah beredar dan digemari di Surabaya.

“Teman-teman lain penasaran semua. Tapi, karena permen karet ini tidak dijual di toko bebas, jadi sulit mendapatkannya. Permen ini hanya bisa dibeli lewat internet, itupun tidak langsung mendapatkannya,” beber Astrid.

Meskipun permen ini bisa membantu keharmonisan rumah tangga, Astrid mengaku tidak akan menjadi konsumen tetap permen karet ini. Dia ingin kehidupan seksnya berjalan alami.

“Kalau dikasih lagi sih saya mau. Tapi kalau sampai berburu di internet, kayaknya tidak ya. Mungkin permen itu lebih cocok untuk perempuan berusia 40 tahunan,” paparnya sembari tertawa.

Astrid mengingatkan, permen ini tidak bekerja untuk ketahanan fisik. Dia tetap merasakan lemas setelah berhubungan seks, kondisi yang lazim dia rasakan sebelumnya.

“Permen karet ini hanya meningkatkan libido, dan bukan untuk penambah daya,” terangnya.  

Siska, wanita asal Medan, juga mengaku bahwa permen karet tersebut tokcer.  

“Memang ada rasa mual saat merasakan permen itu. Makanya enggak saya kulum lama. Sesaat saja terus saya buang,” katanya.  

Namun, lanjut Siska, beberapa menit kemudian ada rasa beda dalam dirinya. Tubuhnya terasa bergetar lantaran tak bisa menahan hasrat yang muncul di bawah sadarnya.

Namun, ternyata efek permen karet sex love tidak selalu sama untuk setiap perempuan. Terbukti, Feny Hartono mengaku tidak merasakan apa-apa usai makan permen karet tersebut.  

“Yang ada malah mual. Apa karena saya memang tidak pernah makan permen karet ya,” celetuk istri drummer Kunto Hartono.  

Setelah merasa mual, ibu satu anak ini tidak merasakan dampak lain dalam tubuhnya.

“Biasa-biasa saja kok,” ujarnya.

Warga Surabaya mengaku juga pernah ditawari permen sejenis oleh temannya yang tinggal di Gresik.

“Jenisnya sama seperti yang ditawarkan oleh teman saya itu. Cuma harga yang dia tawarkan lebih mahal, Rp 110 ribu per bungkus (isi lima permen),” ujar Feny.

Tawaran temannya itu tak ditanggapi Feny, karena selama ini ia tak mengalami masalah saat berhubungan intim dengan suaminya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved