Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jaksa Bidik Dinas Pendidikan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan akan lebih memprioritaskan penanganan kasus anggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS)

Tayang:
Editor: syakin
Makassar, Tribun - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan akan lebih memprioritaskan penanganan kasus anggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada tahun 2011 ini. Selain dana BOS, program kesehatan juga tak luput dari pengawasan kejaksaan.
Hal ini karena kedua anggaran tersebut sangat rawan tindak pidana korupsi dengan cara penyelewengan penyaluran. Pengawasan tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, ST Burhanuddin saat dimintai keterangannya di kantornya, Jumat (11/3).
Burhanuddin mengatakan, pengawasan tersebut dilakukan terkait program dariKejagung RI yang lebih memprioritaskan penanganan kasus dana BOS dan kesehatan.
"Dua anggaran pos inilah yang tak luput dari pengawasan kejaksaan sekarang karena dianggap lebih kuat timbulnya tindak pidana korupsi," kata Burhanuddin.
Dulu, anggaran BOS langsung disalurkan kepada pihak sekolah selaku penarima bantuan. Namun sekarang anggaran tersebut terlebih dulu di parkir di dinas pendidikan sebelum disalurkan kepada setiap sekolah yang membutuhkan.
"Ini kan bisa menimbulkan adanya penyelewengan dana anggaran atau paling tidak ada anggaran yang disunat karena penyalurannya sudah bergeser," jelasnya.
Dengan adanya program dari Kejagung RI yang lebih memprioritaskan untuk dua penangana kasus tersebut, pihak kejaksaan juga tetap tak luput dari penangana kasus korupsi lainnya.
"Meski itu menjadi prioritas 2011 namun kejaksaan tetap melakukan pemantauan kasus-kasus korupsi lainnya," tandasnya.
Terpisah, juru bicara Kejati Sulsel, Irsan Zulfikar Djaffar, yang dimintai keterangan soal skala prioritas kejaksaan untuk penanganan kasus 2011 terkait pendidikan dan kesehatan, mengatakan hal serupa.
"Memang dalam penanganan kasus yang akan diprioritaskan adalah terkait dana BOS dan kesehatan," katanya.(rud)


Rp 22,5 Miliar
PEMERINTAH Kota Makassar telah mencairkan dan mentransfer dana bantuan operasional sekolah tahap pertama sebesar Rp 22,5 miliar ke rekening masing-masing sekolah.
"Dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahap pertama itu sudah ditransfer," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Makassar Muhyiddin, di Makassar, Kamis (10/3) lalu.
Ia menyatakan, proses penyaluran dana BOS di Makassar sebelumnya sempat tertunda karena kesalahan administrasi di bagian keuangan.
Namun bagian keuangan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar telah mentransfer seluruh dana tersebut ke rekening sekolah.
Dana BOS tahap pertama ini untuk membiayai kebutuhan pendidikan di sekolah mulai Januari hingga Maret termasuk membayar tunggakan pelaksanaan pendidikan selama Januari-Februari.
Dana BOS 2011 rencananya akan disalurkan empat kali pencairan dengan total anggaran sebesar   Rp 97 miliar.(sur)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved