Kepala Sekolah dan Dewan Guru SMKN 3 Selayar Kembali Akur Setelah Saling Lapor di Polres
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 3 Kemaritiman Selayar, Andi Ahmad, dengan sebagian dewan gurunya sempat terjadi kisruh dan kesalapahaman yang
Penulis: Syamsul Bahri | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN TIMUR.COM, SELAYAR - Suasana di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 (SMKN) Kabupaten Kepuluan Selayar sempat memanas antara kepala sekolah dengan dewan guru.
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 3 Kemaritiman Selayar, Andi Ahmad, dengan sebagian dewan gurunya sempat terjadi kisruh dan kesalapahaman yang hingga berproses di Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Selayar.
Istri Pendeta di Medan Dibunuh, Berikut Lima Faktanya
TRIBUNWIKI: Ini Dua SMK Swasta di Kecamatan Mariso, Lengkap Jurusan Keahlian, Data, dan Lokasi
Terlibat Kasus Narkoba, Inilah Sosok Pengganti Nunung Dampingi Sule dan Andre di Acara Ini Talkshow
Link Live Streaming (Siaran Langsung) Indosiar Arema FC vs Persib Bandung via Vidio.com Tonton di HP
Wapres Jusuf Kalla Dijadwalkan Jemput Jenazah Ichsan YL di Jakarta
Namun kisruh ini telah berakhir setelah dilakukan mediasi oleh pihak Polres Selayar setempat sehingga kembali damai.
Bentuk perdamaian itu telah ditandatangani bersama antara Kepala Sekolah SMKN 3 Selayar dan Andi Ahmad dan Muh Ihsan sebagai pihak guru disaksikan oleh pengawas pembina SMKN 3 Selayar, Muh Abidin, dan Baharuddin, sebagai staf Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Selayar lalu.
Sebelumnya pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Taruna dan Taruni SMKN 3 Kemaritiman Selayar, sempat oknum guru boikot proses penerimaan taruna dan taruni baru karena antara pihak sekolah dan kepala sekolah terjadi kesalahpahaman.
Dan saat ini kondisi sekolah telah berjalan dengan normal kembali. Hal itu ditandai dengan dengan adanya peningkatan animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah yang berwawasan kemaritiman ini.
Andi Ahmad, berjanji akan kembali menata SMKN 3 dengan baik sesuai slogan "SMKN 3 Kemaritiman Selayar, Selangkah Lebih Maju." Selain itu, ia juga berjanji akan melakukan pembinaan kepada guru dan tenaga Tata Usaha (TU)nya secara persuasif sehingga guru yang selama ini dinilai kurang memberikan perhatian disekolah bisa lebih diefektifkan. Tujuannya agar dapat mendukung segala kegiatan dan aktifitas dalam pengembangan sekolah ini kedepan.
Bangkitnya animo masyarakat khususnya di wilayah kecamatan pulau lanjut Andi Ahmad, dikarenakan fasilitas dan sarana pendukung dalam proses belajar mengajar lebih aman.

Ditambah lagi dengan adanya jaminan kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan misalnya di BP2IP Barombong serta didukung oleh sarana dan fasilitas perbengkelan dan kapal latih bantuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada 2019 ini.
Adapun jurusan yang siapkan diantaranya Jurusan Nautika Kapal Niaga, Jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan, Agrobisnis Perikanan dan Teknik Kendaraan Ringan." ungkapnya.
Selain itu Andi Ahmad juga membeberkan jumlah siswa tahun ini terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2018 lalu hanya 115 taruna dan taruni maka tahun ini sudah menunjukkan angka 167 orang dengan dibina oleh 23 tenaga guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 17 non PNS." imbuhnya. (*)
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Istri Pendeta di Medan Dibunuh, Berikut Lima Faktanya
TRIBUNWIKI: Ini Dua SMK Swasta di Kecamatan Mariso, Lengkap Jurusan Keahlian, Data, dan Lokasi
Terlibat Kasus Narkoba, Inilah Sosok Pengganti Nunung Dampingi Sule dan Andre di Acara Ini Talkshow
Link Live Streaming (Siaran Langsung) Indosiar Arema FC vs Persib Bandung via Vidio.com Tonton di HP
Wapres Jusuf Kalla Dijadwalkan Jemput Jenazah Ichsan YL di Jakarta