Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diminta Maju di Pilkada Bulukumba, Begini Respon TSY

Tomy bahkan sudah banyak 'dikawinkan' dengan kandidat lain seperti, Direktur KSP Berkat Bulukumba Andi Makkasau Kr Lompo, hingga Sekretaris Dispar.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
Firki/Tibun Timur
Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto 

TRIBUNBULUKUMBA.COM.COM, UJUNG BULU - Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto (TSY), menjadi salah satu figur yang disebut-sebut bakal maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Tomy bahkan sudah banyak 'dikawinkan' dengan kandidat lain seperti, Direktur KSP Berkat Bulukumba Andi Makkasau Kr Lompo, hingga Sekretaris Dispar Bulukumba Andi Mattampawali.

Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto mengatakan, Nasdem akan memprioritaskan kadernya pada Pilkada mendatang.

Meski demikian, belum ada jaminan siapa yang bakal mendapat rekomendasi dari partai.

Penggelap Uang Nasabah di Gowa Sudah 15 Tahun Jadi Karyawan Bank

HPMP Galang Dana untuk Zaskia, Bocah di Pinrang Melepuh Badannya Akibat Terkena Air Panas

Tribun Portabel di Mattoanging Bakal Ditutup, Panpel PSM Kembalikan Uang Penonton

BREAKING NEWS: Diperiksa Tujuh Jam di Kejati Sulsel, Bupati Bulukumba Bilang Begini

Begitupun ketua partai lain, belum ada jaminan bakal mendapat rekomendasi dari partainya.

Namun, jika diibaratkan dengan pertandingan sepakbola, Tomy berstatus sebagai tuan rumah dengan dukungan penuh supporter.

Sehingga kemungkinan untuk menang lebih besar dari 'klub-klub' lainnya.

"Kalau diibaratkan main bola, saya ini tuan rumah, ada pemain ke 13 yang dukung saya. Serta keberpihakan perangkat pertandingan dalam hal ini Partai Nasdem," jelas Tomy, Senin (29/7/2019).

Tomy bahkan mengaku telah mendapat perintah dari Ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Masse (RMS).

"Saya sudah dapat perintah dari ketua DPW untuk bertarung, dan membangun komunikasi lintas partai, serta tokoh masyarakat," tambah Tomy.

Bahkan Tomy berani mengklaim, bahwa Nasdem adalah pemilik suara terbanyak di Pileg Bulukumba 2019.

Hanya saja, karena sistem penetapan metode konversi perolehan suara partai ke kursi di parlemen pada Pileg 2019, membuat Nasdem harus berpuas diri menerima lima kursi.

Berbeda dengan perolehan jumlah kursi terbanyak yang diraih Partai Persatuan Pembangunan (PPP), meski jumlah suaranya berada di bawah Nasdem.

Meski demikian, Tomy mengaku enggan untuk berpuas diri terhadap hal itu.

Ia tetap menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat sebagai penentu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved