168 Mahasiswa STIM LPI Ikuti Pembekalan KKNP
Pembekalan tersebut wajib bagi seorang mahasiswa sebelum terjun langsung pada kuliah kerja nyata profesi.
Penulis: Ridwan Putra | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 168 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lembaga Pendidikan Indonesia (LPI) Makassar mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKNP) ke 14.
Kewgiatan berlangsung di Aula Kampus LPI Makassar, Jumat (19/7).
Pembekalan tersebut wajib bagi seorang mahasiswa sebelum terjun langsung pada kuliah kerja nyata profesi.
Boikot Huawei oleh Amerika Serikat, Ternyata Xiaomi dan Samsung Raih Untung Besar, Kenapa Bisa?
Minuman Kemasan dan Makanan Ringan Turun Harga di Indomaret
Minyak Goreng Turun Harga di Alfamidi, Bayar Pakai Go Pay Lebih Murah
Penempatan KKNP mahasiswa STIM LPI Makassar tersebar di Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan yakni di instansi pemerintah dan Swasta dari bulan juli sampai agustus 2019.
Dengan Pembekalan tersebut mahasiswa STIM LPI Makassar diharapkan mampu menerapkan ilmunya di dunia kerja setelah mengikuti proses belajar di bangku kuliah.
Selain mendapatkan mengalaman yang baru juga bisa mengenal dunia kerja sesungguhnya.
Ketua Program Studi Manajemen STIM LPI Makassar, DR. Milka Pasulu, SE, MSi mengatakan pembekalan uno te tu ya sangat penting.
Selain dukungan semangat dan motivasi kepada mahasiswa, juga mengenai hal-hal apa yang perlu diketahui apabila sudah masuk KKNP di suatu perusahaan.
Boikot Huawei oleh Amerika Serikat, Ternyata Xiaomi dan Samsung Raih Untung Besar, Kenapa Bisa?
Minuman Kemasan dan Makanan Ringan Turun Harga di Indomaret
Minyak Goreng Turun Harga di Alfamidi, Bayar Pakai Go Pay Lebih Murah
"Kami harap mahasiswa dapat memperhatikan betul pembekalan ini, agar dapat mengaplikasikan ilmunya di dunia kerja,"katanya.
"Sehingga mendapat nilai yang baik dan pengalaman berharga," lanjut Milka yang juga Ketua panitia pembekalan.
KKNP merupakan proses bagi mahasiswa untuk menambah ilmu dari akademik.
Setelah terjun ke dunia kerja merupakan langkah nyata untuk mengembangkan ilmu serta mengaplikasikannya.
STIM LPI Makassar tidak ingin mahasiswanya KKNP hanya sekedar terdaftar di suatu instansi sebagai penonton saja.
Tetapi harus punya nilai tambah dan berperan penting dalam suatu instansi.
Itulah yang dikatakan Drs Andi Syahrul Makkuradde, SE, MSi, yang mewakili Yayasan LPI disela-sela pembekalan.