Kreatif, Mahasiswa Unhas membuat Prototype Kaca Mulut Multifungsi
Mahasiswa tersebut ialah Andi Muhammad Rizal Lazuardi (FKG) selaku ketua tim, dan anggotanya yaitu Ansyari Muis (FKG) dan Harun H Lala (FT).
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tiga Mahasiswa Universitas Hasanuddin berkolaborasi untuk membuat prototype kaca mulut multifungsi dalam bidang kedokteran gigi.
Mahasiswa tersebut ialah Andi Muhammad Rizal Lazuardi (FKG) selaku ketua tim, dan anggotanya yaitu Ansyari Muis (FKG) dan Harun H Lala (FT).
Tim ini dibimbing oleh Dr drg Irene E Rieuwpassa, MSi.
Selaku ketua tim, A. Rizal menjelaskan awal munculbya ide kreatif ini.
TRIBUNWIKI: Mulai Rp 12 Ribu, Cobain Kuliner di Warung Bakso Raksasa Takalar Saus Kacang.
VIDEO: Korupsi Dana Desa, Kades Mattirowalie Bone Dijebloskan ke Penjara
"Ide awal pembuatan kaca mulut ini berawal dari pengalaman kami dalam menggunakan kaca mulut konvensional pada saat melakukan clinical skill lab di Laboratorium Konservasi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin," katanya.
"Dimana kaca mulut yang digunakan sangat sulit untuk dibersihkan ketika permukaan kaca terkena air maupun debris terlebih ketika kita telah menggunakan handscoon sehingga sangat menyulitkan mahasiswa" ujarnya.
Ide ini dikemas dengan judul “Three In One Dental Mirrror: Inovasi Alat Oral Diagnostic Dalam Bidang Kedokteran Gigi”.
Mahasiswa tersebut akan berjuang untuk mengikuti seleksi dalam ajang bergengsi yang kerap disebut Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang pada 2019 ini akan dilaksanakan di Universitas Udayana, Bali.
Usman Sofyan Bertarung Rebut Jabatan Ketua PCNU Makassar, Ini Alasannya
Bripda Irna Inriani, Polwan Sabhara Polda Sulsel Asal Selayar Dimakamkan di Desa Bontomarannu
Tim kreatif ini pun mendapatkan dana hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Kemenristik Dikti
Mahasiswa tersebut akan menciptakan sebuah kaca mulut yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja dari dokter gigi.
Kaca mulut yang dibuat pada program ini merupakan kombinasi dari tiga alat kedokteran gigi yang disatukan.
Sehingga dapat meningkatkan efisiensi kerja dan dapat memudahkan dokter gigi maupun mahasiswa dalam melakukan praktik kerja.
Kaca mulut ini dilengkapi dengan komponen penyemprot udara maupun air yang dapat memudahkan operator dalam membersihkan permukaan kaca.
Serta komponen lampu yang dapat memudahkan operator dalam menilai kondisi rongga mulut pasien.
"Kami sadar bahwa kaca mulut ini masih memiliki kekurangan dalam pembuatannya. Sehingga kami berharap dibeberapa program lanjutan kami dapat menyempurnakan alat ini dan memproduksi alat ini untuk kepentingan mahasiswa kedokteran gigi maupun dokter gigi di Indonesia," katanya.
"Melalui kompetisi ini, kami berharap kaca mulut ini dapat menyelesaikan masalah yang kerap dihadapi oleh mahasiswa maupun dokter gigi. Ke depan, inovasi ini dapat dikomersialkan pada beberapa fakultas kedokteran gigi di Indonesia maupun pada klinik dokter gigi" ujar A. Rizal. (*)
Ditulis: Citizen reporter, Andi Muhammad Rizal Mahasiswa FKG Unhas
Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com
di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:
Follow juga akun Instagram tribun-timur.com: