Disuruh Ibu Jemput Paket, Perempuan 15 Tahun Asal Gowa Jadi 'Tumbal' 1 Kg Sabu
Seorang ibu kandung di Kabupaten Gowa tega menyuruh anak perempuannya, agar menjemput Narkoba jenis sabu seberat 1 Kg.
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang ibu kandung di Kabupaten Gowa tega menyuruh anak perempuannya, agar menjemput Narkoba jenis sabu seberat 1 Kg.
Anak perempuan malang itu ialah N (15), disuruh ibu kandung Ti yang kini menjadi buronan kepolisian, setelah N dibekuk tim Resmob Polda Sulsel, Sabtu (18/5/2019).
Perempuan N dibekuk tim Resmob Polda Sulsel yang diback up tim dari Mabes Polri di Jl Ap Pettarani, Panakkukang, Makassar atau tepatnya didepan Ramayana Store.
Baca: VIDEO: Unit Jibom Polda Sulsel Evakuasi Dua Tas Mencurigakan di Masjid Katangka Gowa
Baca: Kapolda Sulsel: People Power Adalah Tindakan Makar
Baca: Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pengawal People Power di Makassar
"Iya, dia (N) disuruh sama ibunnya jemput sabu didepan Ramayana Pettarani," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani dikonfirmasi, Selasa (21/5/2019) pagi.
Kata Kombes Dicky, Ti menyuruh anaknya N menjemput sabu seharga Rp 1 Milyar.
Tapi setelah mengetahui anaknya ditangkap tim gabungan, Ti pun langsung melarikan diri.
"Kadi ibunya itu langsung melarikan diri, padahal anggota sudah cepat mengecek rumah pelaku di kabupaten Gowa, dia (Ti) jadikan anaknya itu tumbal," lanjut Dicky.
Kasus pengungkapan ini, baru dirilis Kabid Humas Polda, Kombes Pol Dicky Sondani di Posko Resmob Jl Hertasning, Makassar, Senin (20/5/2019) sore, pukul 17.30 Wita.
Penangkapan ini, berdasarkan Informasi ada pengiriman Narkoba jenis sabu dari kota Jakarta yang disimpan di dalam tas melalui jasa pengiriman di Makassar.
Dicky menyebutkan, jasa pengiriman itu tertuju ke perempuan atas nama (inisial polisi) Ti, warga asal Somba Opu, Gowa tapi diantar ke Jl Ap Pettarani, Makassar.
"Intinya sampai saat ini yang bersangkutan ini (Ti) masih dilakukan pengejaran, untuk sementara anaknya diamankan dulu soal dugaan keterlibatan," jelas Dicky. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
A