Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tak Terima Hasil Rekapitulasi KPU, Kok Kubu Prabowo-Sandiaga Enggan Lapor ke Mahkamah Konstitusi?

Kubu pasangan nomor 02, Prabowo Subinato-Sandiaga Uno mengaku tak menerima hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Editor: Anita Kusuma Wardana
Tribunnews
Tak Terima Hasil Rekapitulasi KPU, Kok Kubu Prabowo-Sandiaga Enggan Lapor ke Mahkamah Konstitusi? 

TRIBUN-TIMUR.COM-Kubu pasangan nomor 02, Prabowo Subinato-Sandiaga Uno mengaku tak menerima hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Meski mengaku menemukan kecurangan-kecurangan, kok kubu Prabowo-Sandiaga enggan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi?

Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra Raden Muhammad Syafi'i mengatakan, pihaknya sudah tidak percaya lagi terhadap Mahkamah Konstitusi.

Oleh karena itu, setelah pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU, kata dia, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak akan mengajukan gugatan ke MK.

Hal ini dia sampaikan ketika ditanya mengenai langkah konkret kubu 02 setelah KPU mengumumkan hasil pemilu nantinya.

Pasalnya, Prabowo telah menyatakan menolak hasil pemilu dari KPU.

Baca: TRIBUNWIKI: Main Bareng Keanu Reeves di John Wick 3, Ini Kisah Yayan Ruhian, Profil, dan Karirnya

Baca: Ini Reaksi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Soal Kontroversi Dokter Ani Hasibuan

"Di 2014 yang lalu kita punya pengalaman yang buruk dengan MK," ujar Syafi'i di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Syafi'i mengatakan, Prabowo pernah mengumpulkan bukti kecurangan sampai 19 truk dokumen C1 pada Pilpres 2014.

Namun, MK tidak melakukan pemeriksaan terhadap dokumen tersebut satu per satu.

Alasannya ketika itu, kata dia, karena bukti yang dibawa tidak akan mengubah hasil akhir perolehan suara secara signifikan.

"Kalau hari ini yang pemilunya curang itu saya pikir datanya bisa lebih dari 19 truk. Kami punya keyakinan MK tidak akan melakukan pemeriksaan sama seperti pemilu lalu," ujar Syafi'i

 "Jadi MK enggak," tambah dia.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan akan menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh KPU.

 

Pasalnya, Prabowo menganggap telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu, dari mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan.

Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang di 14 provinsi. Sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di 5 provinsi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved