Digadang-gadang Jadi Ibu Kota Baru, Intip 3 Stadion Berstandar Internasional di Kalimantan Timur
Presiden RI, Joko Widodo menilai bahwa kondisi infrastruktur di Kalimantan Timur (Kaltim) cocok untuk menjadi calon ibu kota baru Republik Indonesia.
Digadang-gadang Jadi Ibu Kota Baru, Kalimantan Timur Miliki 3 Stadion Berstandar Internasional
TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden RI, Joko Widodo menilai bahwa kondisi infrastruktur di Kalimantan Timur (Kaltim) cocok untuk menjadi calon ibu kota baru Republik Indonesia.
Jokowi menyebutkan, nama Kalimantan Timur sudah muncul dalam studi sekitar 1,5 tahun ini.
Joko Widodo menilai, kondisi infrastruktur di provinsi yang letaknya relatif di tengah-tengah Indonesia itu cukup mendukung.
Baca: TRIBUNWIKI: Begini Tata Cara Pelaksanaan Shalat Tahajud Beserta Manfaatnya
Baca: Live Trans 7, Live Streaming Mata Najwa Demi Demokrasi Curhat Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal
Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Jokowi menyebutkan di Kaltim sudah ada infrastruktur berupa bandara internasional, pelabuhan laut, dan tol.
Belum diketahui pasti kota mana yang akan dipilih.
Namun Jokowi diketahui sempat mengunjungi kawasan Bukit Soeharto, salah satu daerah di Kabupaten Kutai Kartenegara.
"Artinya, itu akan menghemat banyak biaya," kata Jokowi ketika meninjau kawasan Bukit Soeharto, Selasa (7/5/2019), seperti dikutip dari Antara.
Baca: Tingkatkan SDM Tenaga Medis, RSUD Andi Makkasau Parepare Lakukan Ini
Selain bandara, pelabuhan, dan tol, Kaltim juga termasuk dalam wilayah yang memiliki fasilitas olahraga yang dinilai cukup memadai.
Di provinsi ini bahkan terdapat tiga stadion internasional.
Meski tak terlalu berdampak pada kegiatan pemerintahan, keberadaan stadion-stadion ini tentu akan mempermudah apabila tim nasional Indonesia ingin menggelar pertandingan kandang di luar wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kompas.com merangkum beberapa stadion di Kaltim yang banyak dinilai layak menggelar pertandingan internasional:
1. Stadion Palaran Samarinda

Stadion Palaran sudah mulai beroperasi sejak 2008, tepatnya saat perhelatan Pekan Olahraga Nasional di Samarinda.
Sayangnya, stadion berkapasitas 60.000 tempat duduk itu kini kondisinya memprihatinkan.