Prabowo Subianto Mengusap Matanya Saat Ustaz Abdul Somad Berikan Parfum dan Tasbih Kesukaannya
Prabowo Subianto Mengusap Matanya Saat Ustaz Abdul Somad Berikan Parfum dan Tasbih Kesukaannya
TRIBUN-TIMUR.COM - Dai Sejuta Views Ustadz Abdul Somad bertemu dengan Capres No Urut 02 Prabowo Subianto.
Video pertemuan Ustadz Abdul Somad dengan Prabowo disiarkan Live Eksklusif TV One.
Ustadz Abdul Somad tidak menyatakan dukungan terbuka kepada Prabowo.
Namun Ustadz Abdul Somad menyampaikan pengalamannya bertemu dengan banyak orang termasuk kiai-kiai yang melihat Prabowo menang Pilpres 2019.
Baca: Usai Dialog Presiden Akal Sehat dari Luar Negeri, Rocky Gerung: Survei Melejit Tapi Tidurnya Gelisah
Baca: Fakta atau Hoax? Viral Surat Suara Sudah Tercoblos di Malaysia, Komentar KPU, Bawaslu dan Polri
Baca: Mata Najwa Tadi Malam, Erwin Aksa Blak-blakan Ungkap Kekurangan Pemerintahan Jokowi & Jusuf Kalla
Baca: Daftar Harga Rumah Tipe 36 Dari Jabodetabek, Bandung, Solo, Yogyakarta Hingga Kota Makassar
Dialog tersebut, dimana Prabowo menanyakan gerangan hal apa membuat Ustadz Abdul Somad ingin menyampaikan pesan dari para ulama.
Diakui UAS, nama Prabowo diketahui muncul setelah adanya Ijtima Ulama beberapa waktu lalu.
Dimana UAS setiap berkeliling untuk tausiyah selalu mendengar nama Prabowo.
Meski mendengar nama Prabowo, dirinya tetap bersikukuh tidak ingin tergoda.
"Selalu saya ikut ijtima ulama, jatuhan pada bapak, keliling-keliling umat sebut nama Prabowo, PAS, tapi saya tetap (netral)," ungkapnya.
UAS menceritakan, ada cerita yang disampaikan kepada Prabowo, dimana dia menemui seorang ustadz yang sudah mimpi 5 kali bertemu.
Kemudian, saya jalan lagi ke tempat lain, Prabowo bapak dia sebut ulama yang tidak dikenal tidak viral.
"Saya datang satu tempat unik, dia tidak mau makan nasi kalau tidak mau beli di pasar, karena riba.
Minum dia gali sumur, Menteri dia usir.," ungkapnya
"Saya nekat datang, paling tamu 3 menit sudah, saya datang setengah jam 30 menit 4 mata, dia bisikan saya, Prabowo dia bilang," ujarnya.
"Jadi saya berpikir lama, kalau didiamkan sampai Pilpres, kenapa tiap malam saya berpikir. 'Kenapa kau tidak cerita', akhirnya saya serahkan kepada Allah dan sudah saya sampaikan," ujarnya.