Aliran Modal Asing Bakal Deras Usai Pemilu

Pemerintah dan otoritas terkait juga harus terus berupaya untuk mengendalikan impor agar CAD bisa ditekan.

Aliran Modal Asing Bakal Deras Usai Pemilu
ilustrasi

TRIBUN-TIMUR.COM - Bank Indonesia (BI) meyakini aliran modal asing akan membanjiri pasar keuangan dalam negeri setelah Pemilu.

Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara, mengatakan kondisi ekonomi global yang dipengaruhi oleh kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) yang lebih longgar.

Selain itu, juga ada kemungkinan perundingan Amerika Serikat dan China mengenai perang dagang sudah mulai menemukan titik temu. Defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) diprediksi juga akan lebih terkontrol.

Baca: Apa Kabar Stadion Barombong? Begini Kondisinya Sekarang

Baca: Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini - Live BeIN Sports RCTI MNCTV, Momen City ke Puncak Klasemen

“Mudah-mudahan setelah pemilu juga ketidakpastian terkait politik sudah hilang. Jadi ya dana-dana bisa masuk ke Indonesia lebih baik lagi dan itu kita pantau terus,” kata Mirza di Jakarta kepada kompas.com, Selasa (2/4/2019).

Ia mencontohkan pada 2014 lalu, pascapemilu ketika kondisi global berada dalam kondisi cukup baik, aliran dana yang masuk ke dalam negeri mencapai 26 miliar dollar AS.

“Mudah-mudahan setelah pemilu nanti inflow yang masuk ke Indonesia jauh lebih bagus dari tahun lalu,” ujarnya.

Tekan CAD Lewat Impor

BI tak menampik masih ada tantangan yang harus dihadapi perekonomian Indonesia, terutama dalam hal menekan CAD. Pertumbuhan ekonomi global yang melambat bisa memengaruhi ekspor Indonesia ke beberapa negara tujuan ekspornya.

Baca: Hingga Februari, Realisasi OSL Pegadaian Kanwil Makassar Hingga 102%

Baca: Ekspor Sulsel Turun Hingga 26,18% Selama Februari, Eksportir: Efek Imlek

Pemerintah dan otoritas terkait juga harus terus berupaya untuk mengendalikan impor agar CAD bisa ditekan menuju target tahun ini yang sebesar 2,5 persen dari PDB.

Menurut Mirza, defisit CAD bisa didanai dengan memastikan penanaman modal asing (PMA) yang masuk dengan jumlah memadai.

“Biasanya PMA satu tahun dari sisi neraca pembayaran mulai dari 15-18 miliar dollar AS. Terus capital inflow kalau bagus bisa nerima 20 sampai 26 miliar dollar AS. Tahun 2016-2017 lalu kita terima masing-masing sekitar 20 miliar dollar AS," jelasnya.(*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "BI Yakin Aliran Modal Asing Akan Deras Masuk ke Indonesia Usai Pemilu".

Editor: Hasriyani Latif
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved