Pasien Penyakit Jiwa RS Dadi Bakal Dipindahkan ke RSUD Sayang Rakyat
Di RS Sayang Rakyat, kata Nurdin, memiliki lahan yang cukup besar, banyak yang bisa dilakukan manajemen rumah sakit.
Penulis: Amiruddin | Editor: Hasrul
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat, Kota Makassar, drg Hj Sri Fausyia Nuralim MKes mengatakan saat ini tengah dilakukan kajian terkait rencana pemindahan pasien penyakit jiwa dari RS Dadi Makassar ke RSUD Sayang Rakyat.
Kedua rumah sakit tersebut diketahui merupakan milik Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel).
RS Dadi terletak di Jl Lanto Dg Passewang, Kecamatan Mamajang, Makassar.
Baca: TRIBUNWIKI: Hebat! Via Vallen Bakal Tampil di BraVo Awards 2019 di Rusia, Ini Profilnya
Baca: Andi Nuning Wafat saat Ibadah Susul Adik Khusnul Khatimah, Nonton Video Lambaikan Tangan Bikin Sedih
Sedangkan RSUD Sayang Rakyat terletak di Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
"Terkait rencana pemindahan pasien itu, kita masih menunggu hasil kajian yang telah dibentuk oleh Pemprov Sulsel, termasuk pihak Universitas Hasanuddin," kata drg. Hj. Sri Fausyia Nuralim, saat ditemui di kantornya, Rabu (20/3/2019).
Sri Fausyia Nuralim menambahkan, ia beserta tim yang dibentuk oleh Pemprov Sulsel telah melakukan pertemuan terkait rencana pemindahan pasien penyakit jiwa tersebut.
Namun kata dia, terkait pemindahan pasien masih menunggu hasil kajian tim tersebut.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah diketahui telah meminta stakeholder terkait melakukan fisibility study (kelayakan) rencana pemindahan pasien penyakit jiwa RS Dadi Makassar ke RSUD Sayang Rakyat.
Menurut Nurdin Abdullah, kondisi RS Dadi Makassar saat ini sudah semakin sesak, bak tahanan bagi pasien.
Di RS Sayang Rakyat, kata Nurdin, memiliki lahan yang cukup besar, banyak yang bisa dilakukan manajemen rumah sakit.
Pemindahan ini, ada dua tujuannya selain ingin memberikan pelayanan yang memadai kepada pasien penyakit jiwa, juga untuk mengubah RS Dadi sebagai rumah sakit khusus Stroke Regional Indonesia Timur.
"Kita rencana ini stroke center untuk kawasan timur. Jadi nggak perlu lagi harus ke Jakarta atau Singapura cukup di Makassar," tutur Nurdin Abdullah.
Sekadar diketahui, RS Dadi saat ini menangani sekitar 700 pasien penyakit jiwa.
Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :
Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:
Baca: Mahfud MD: Andi Faisal Bakti Dimintai Rp 5 M Agar Jadi Rektor UIN Alauddin, Begini Intervensi Menag
Baca: Jenderal Polisi Komen Soal Mahar Syahrini Rp 40 Miliar, Gini Balasan Istri Reino Barack Itu