Kematian Desi Ananda Diduga Tak Wajar, Keluarga Datangi Mapolres Jeneponto

Kasus wanita yang diduga gantung diri di kelurahan Togo-togo, Kecamatan Bantang, Kabupaten jeneponto

Kematian Desi Ananda Diduga Tak Wajar, Keluarga Datangi Mapolres Jeneponto
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Ayah korban Desi Ananda Sari (kanan) bersama penasehat hukumnya saat konferensi pers. Wanita yang diduga gantung diri di kelurahan Togo-togo, Kecamatan Bantang, Kabupaten Jeneponto kini masuk dalam pemeriksaan polisi, Selasa (12/3/2019). Ayah korban Desi Ananda Sari didampingi penasehat hukum Suardi SH mendatangi Mapolres Jeneponto. 

TRIBUBJENEPONTO.COM, BINAMU - Wanita yang diduga gantung diri di kelurahan Togo-togo, Kecamatan Bantang, Kabupaten jeneponto kini masuk dalam pemeriksaan polisi, Selasa (12/3/2019).

Ayah korban Desi Ananda Sari di dampingi penasehat hukum Suardi SH mendatangi Mapolres jeneponto.

Menurut penasehat hukum dari LBH Butta Toa itu, kematian terhadap kliennya, ayah Desi Ananda Sari yang diduga gantung diri terdapat kejanggalan.

Baca: Dugaan Perkosaan Siswi PKL, Sat Reskrim Polres Jeneponto Sudah Periksa 6 Saksi

Baca: 305 Personil Brimob Bone Periksa Kesehatan

Baca: Wakil Bupati Sinjai Minta Aparat Desa Ketahui Visi Misinya

"Kematian Desi itu sangat ganjal menurut klien kami," katanya.

"Di leher korban yang diduga gantung diri menggunakan sarung, ternyata nampak seperti bekas lilitan tali. Juga bagian tubuh korban terdapat sejumlah luka leban," tandasnya.

Pengacara orang tua korban itu berharap kasus dugaan kematian Desi Ananda segera diungkap.

Sebelumnya, jenasah korban sudah diotopsi, namun hasilnya belum di keluarkan.

"Desi sudah diotopsi dan katanya hasilnya akan keluar seminggu kedepan," pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman yang dikonfirmasi TribunJeneponto.com mengatakan sejauh ini kasus dugaan kematian Desi Ananda Sari sudah memeriksa lima saksi.

"Kita sudah periksa lima saksi termasuk ayah korban sendiri," kata Boby.

"Kita juga sementara menunggu hasil otopsi," tandasnya.

Sebelumnya warga asal jalan Kartini Kabupaten Bantaeng ini dilaporkan meninggal gantung diri di kecamatan Bantang Jeneponto, Minggu (24/2/2019) lalu.(TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, @ikbalnurkarim

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Ar

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved