Kembangkan Wisata Olahraga, Disbudpar Maros Libatkan Komunitas
ntuk memaksimalkan pengembangan wisata olahraga, pihaknya akan melibatkan komunitas lari yang ada di Maros, diantaranya Bosowa Runners.
Penulis: Ansar | Editor: Nurul Adha Islamiah
TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata atau Disbudpar Maros, mulai konsentrasi untuk mengembangkan konsep Wisata Olahraga, untuk meningkatkan jumlah wisatatan.
Kepala Disbudpar Maros, Muh Ferdiansyah mengatakan, Minggu (17/2/2019) untuk memaksimalkan pengembangan wisata olahraga, pihaknya akan melibatkan komunitas lari yang ada di Maros, diantaranya Bosowa Runners.
Dengan melibatkan komunitas lari, pengembangan wisata olahraga akan berjalan maksimal.
Baca: Tingkatkan PAD, Disbudpar Maros Terapkan Konsep Wisata Lari
Baca: Tahun Ini Disbudpar Maros Fokus Kelola Potensi Wisata Kecamatan
Jika Maros, sering gelar event lari, maka target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 9 miliar, akan tercapai.
"Bandung, Borobudur dan Bali Marathon, digelar untuk mengembangkan destinasi wisata. Setiap event, pasti ada ribuan peserta. Ini kami akan terapkan juga," kata Ferdi.
Selain Bantimurung dan Rammang-rammang, air terjun terjun Maddenge dan air terjun Lacolla, menjadi sasaran pengembangan wisata olahraga.
Kepala Disbudpar sebelum Ferdiansyah, belum pernah merealisasikan target PAD secara maksimal. Hal itu disebabkan, kurangnya inovasi.
"Selama ini, kita hanya fokus pada pengelolaan kawasan wisata alam Bantimurung. Padahal, banyak potensi lain, yang harus dikekola," kata Ferdiansyah.
Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar
Baca: RESMI di Indonesia, Samsung Galaxy M20 Dijual Seharga Rp 2 Jutaan, Apa Kabar Xiaomi Redmi Note 7?
Baca: Login ssp3k.bkn.go.id Daftar Online PPPK Tahap 1 Terakhir Hari Ini, Syarat Terbaru, Alur & Dokumen
(*)