Pemilu 2019

Bupati Luwu Timur Bahas Pemilu 2019 di Claro Makassar

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler rapat koordinasi nasional pemantapan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Hotel Claro Makassar

Bupati Luwu Timur Bahas Pemilu 2019 di Claro Makassar
Dok Humas Luwu Timur
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler rapat koordinasi nasional pemantapan penyelenggaraan Pemilu serentak 2019 di Hotel Claro Makassar, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Bupati Luwu Timur, Thorig Husler rapat koordinasi nasional pemantapan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Hotel Claro Makassar, Selasa (12/2/2019).

Tujuan kegiatan agar terjalin sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk tercipta iklim demokrasi yang damai.

Husler mengatakan inti kegiatan dihadiri 1.500 peserta adalah monitoring dan evaluasi persiapan pelaksaan Pemilu 2019.

Baca: Bos Tekstil Asal Kabupaten Bandung Dimutilasi di Malaysia, Simak 6 Faktanya!

Baca: Loncat-loncat di Kantor Staf Presiden, Ngabalin: Orang Bilang Saya Stroke, Makan Ente Punya Stroke!

Baca: WASPADA Google Translate Bisa Jadi Kedok Hacker Curi Data, Gini Cara Kerjanya

Dibahas pula upaya deteksi dini, antisipasi dini terhadap kemungkinan terjadinya gangguan stabilitas keamanan yang berpotensi mengganggu jalannya pelaksaan Pemilu.

"Kita mengupayakan kesiapan peran pemerintah kabupaten (pemkab), TNI, Polri guna mendukung pelaksanaan Pemilu," kata Husler dalam rilisnya.

Kegiatan dibuka Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Mayjen Soedarmo, bertema "Pilihan Boleh Beda Persatuan Kesatuan Bangsa Harus Kita Jaga".

Hadir gubernur, bupati/walikota dan penyelenggara serta pengawas Pemilu se-Indonesia Timur.

Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri, Akbar Ali melaporkan, kegiatan untuk mengoptimalkan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan Pemilu dalam menghadapi Pemilu serentak tahun 2019.

Soedarmo menyebut diamanatkan pasal 434 Undang-Undang No 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum, pemerintah wajib memberikan bantuan dan fasilitas kelancaran penyelenggaraan Pemilu.

"Potensi kerawanan Pemilu merupakan suatu tantangan demokrasi. Pemerintah dan pemerintah daerah perlu terus bersinergi," pesannya.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, @vanbo19

Baca: WASPADA Google Translate Bisa Jadi Kedok Hacker Curi Data, Gini Cara Kerjanya

Baca: Alasan Driver Ojol Tolak 8 Jam Kerja Sehari Saat Uji Publik Rancangan Permenhub & Reaksi Ahmad Yani

Baca: Web ssp3k.bkn.go.id Diprediksi Bisa Diakses Hari ini: Berikut Cara Buat Akun Daftar Online PPPK/P3K

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

S

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved