Sat Narkoba Polres Majene Buru Pemasok Pil Boje

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Majene berhasil mengungkap pengedar obat-obatan terlarang jenis boje di Majene.

Sat Narkoba Polres Majene Buru Pemasok Pil Boje
TRIBUN TIMUR/EDYATMA JAWI
Kasat Narkoba Polres Majene menjelaskan modus peredaran pil boje di Majene, Kamis (7/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Edyatma Jawi

TRIBUNMAJENE.COM, MAJENE -- Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Majene berhasil mengungkap pengedar obat-obatan terlarang jenis boje di Majene.

Tiga pelaku pun berhasil dibekuk. Miris, ketiganya masih berusia remaja.

Tersangka yang ditangkap yakni Jamal alias Rudi (22), dan Aspan Badiansa (19). Serta satu lainnya Adrian alias Rian yang masih dibawah umur, usianya 16 Tahun.

Baca: Curi Dua Unit Motor di Palu, Residivis Curanmor Ini Tertangkap Lagi

Baca: VIDEO: Bupati Luwu Utara Lihat Kondisi Keluarga Calon Penerima Bedah Rumah di Lodang

Baca: Begini Proses Perekrutan Perangkat Desa di Kampung Baru Luwu Utara

Baca: Warga Mappedeceng Luwu Utara Tutup Bendungan Baliase

Jamal merupakan mahasiswa asal Lingkungan Tunda, Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur, Majene. Sementara Adrian merupakan pelajar dan Aspan seorang pengangguran.

Adrian dan Aspan merupakan warga Desa Balombong, Kecamatan Pamboang, Majene.

Ketiga pelaku diduga bekerjasama mengedarkan pil boje pada pelajar di Pamboang dan Sendana, Majene.

Kasat Narkoba Polres Majene, AKP Muh Ikhsan menjelaskan, pelaku yang pertama ditangkap yakni Adrian. Setelah dilakukan pengembangan, tersangka lainnya, Jamal dan Aspan pun berhasil diciduk.

Dari tangan Adrian disita barang bukti 106 butir pil boje. Sementara dari tersangka Jamal disita 50 butir pil boje.

Sementara dari tangan tersangka ketiga, Aspan ditemukan 60 butir pil boje.

Halaman
12
Penulis: edyatma jawi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved