Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kompas dan Musisi Indonesia Bangun Dua Huntara di Palu dan Sigi

Pada penyerahan huntara itu, turut hadir penggalang dana untuk penyintas gempa bumi Sulteng Dewa Budjana dan Oppie Anderesta.

Penulis: abdul humul faaiz | Editor: Hasrul
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo saat memberikan sambutan di kompleks huntara Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Tribunpalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUN-TIMUR, PALU - Sebagai kelanjutan proyek rehabilitasi bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah, Dana Kemanusiaan Kompas menyerahkan dua Hunian Sementara (Huntara) untuk Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Penyerahan dilakukan di kompleks huntara Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Kamis (31/1/2019).

Hunian sementara yang dibangun dari donasi pembaca harian Kompas dan komunitas gitaris Indonesia ini diserahkan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Sigi dan Kota Palu.

Baca: Ungkap Kasus Curanmor di Palu, Polisi Tembak Satu Tersangka

Baca: Jusuf Kalla Tegaskan Tak Ada Pemutihan Hutang Bagi Korban Bencana di Sulteng

Hunian sementra diserhakan langsung oleh Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo diterima oleh Wakil Bupati Sigi Paulina Martono dan Sekretaris Daerah Kota Palu, Asri L. Sawayah.

Pada penyerahan huntara itu, turut hadir penggalang dana untuk penyintas gempa bumi Sulteng Dewa Budjana dan Oppie Anderesta.

"Sigi dan Palu tentu tidak sendiri, banyak saudara-saudaranya yang bersolider, dan kemudian menyumbangkan bantuannya lewat kompas lewat musisi," kata Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo.

Kata dia, sejak terjadi gempa yang disertai tsunami dan likuifaksi, Kompas telah melakukan operasi tanggap darurat.

Baca: Terungkap di Persidangan, Istri Bos Abu Tours Miliki Apartment, Perumahan Elit dan Emas 7,5 Kg

"Sejak awal kami sudah bergerak, dengan memberikan bantuan-bantuan kepada warga yang terdampak," jelasnya.

Setelah masa tanggap darurat selesai, kemudian kompas membangunkan hunian sementara di Kota Palu dan Kabupaten Sigi melalui dana kemanusiaan kompas.

"Mungkin akan mengembang dengan memberikan bantuan bantuan yang lain bersifat permanen," ujarnya.

Saat ini, hunian sementara yang siap ditempati masing-masing sebanyak 160 bilik untuk Palu dan Sigi.

Baca: Dipinjamkan ke Persija, Beto Siap Bantu Macan Kemayoran. PSM Pinjam Pemain Juga?

Budiman menjelaskan, hunian sementara ini belum rampung 100 persen karena masih dalam pengerjaan.

Untuk Kota Palu diperkirakan akan selesai pada 28 Februari 2019 mendatang. Sementara Sigi, pembangunannya jauh lenbih cepat diperkirakan rampung dalam satu minggu.

Untuk Kabupaten Sigi, menempati lahan sekitar 5 hektare. Sementara untuk Kota Palu, hunian sementara dibangun di atas lahan kurang lebih 4 hektare dengan nilai anggaran sebesar Rp 5,4 miliar.

Baca: Begini Kisah Owner Laundry Alyssum Jadi Korban banjir Makassar lalu! Hingga Beri Jasa Cuci Gratis

Hunian sementara yang dibangun berjumlah 16 unit, dalam satu unit terdapat 10 bilik untuk 10 KK.

Kompas juga membangunkan fasilitas umum berupa MCK sebanyak 4 unit, termasuk septic tank, torn air, area tempat cuci, aula sejumlah 1 unit dan dapur umum 1 unit.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved