Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Selain Ingin Bangun Kampung, Ini Motivasi Pejabat Kemensos Tertarik Jadi Sekda Sulsel

Salah satu diantara tiga pejabat yang masuk tiga besar calon kuat Sekda Sulsel adalah Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Hasrul
hery/tribunpinrang.com
Direktur Penanggulangan Fakir Miskin Daerah Pesisir, Pulau-pulau Kecil, dan Perbatasan Antar Negara Kemeterian Sosial RI, Abdul Hayat Gani memastikan, distribusi beras sejahtera (rastra) di Kabupaten Pinrang, sudah rampung untuk Januari - Februari 2018. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Lelang jabatan Sekda Sulsel akhirnya masuk tahap akhir dengan menyisakan tiga nama calon Sekda Sulsel definitif.

Pengumuman tiga nama calon Sekda Sulsel berlangsung di Ruang Rapim, Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, kota Makassar, Senin (21/1/2019).

Baca: Jufri Rahman Tiba-tiba Temui Nurdin Abdullah di Kantor Gubernur Sulsel Lalu Cipika-cipiki

Baca: Dikunjungi AHY, Ketua DPC Demokrat Pinrang Titip Pesan Ini untuk SBY

Baca: TRIBUNWIKI: Anda Cari Laundry di Jalan Kumala, Makassar? Ini 5 Lokasi yang Bisa Dipilih

Salah satu diantara tiga pejabat yang masuk tiga besar calon kuat Sekda Sulsel adalah Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI Abdul Hayat.

Saat dikonfirmasi mengenai namanya masuk tiga besar, Hayat mengatakan tentu sangat bersyukur atas hasil ini.

Hasil yang membuat dirinya masuk tia besar ini ia akui membuat dirinya terkejut, pasalnya saat proses dirinya tidak begitu konsen dalam mengisi setiap tes yang diberikan oleh panitia seleksi.

Baca: Selain Bangun Masjid, Istri Ustad Maulana Gemar Beri Umrah Gratis: Jenasahnya Diantar Ribuan Orang

Baca: Penasaran Siapa yang Suka Stalking Instagram Kamu? Begini Cara Mengetahuinya

Baca: Enam Pengedar Sabu Ditangkap di Maros, Satu Ibu-ibu, Ini Kronologinya

"Tentu ini kita syukuri, karena alhamdulillah kita bisa masuk tiga besar. Awalnya saya terkejut juga karena saat tes itu saya tidak terlalu konsesn. Yang membuat saya seperti itu, karena juga memikirkan amanah di Kementerian Sosial sebagai Direktur Fakir Miskin. Saat tes juga saya bolak balik Jakarta - Makassar," kata pria kelahiran Barru 5 April 1965.

Ia mengungkapkan alasan dirinya tertarik mendaftar sebagai peserta lelang jabatan Sekda Sulsel, selain ingin pulang kampung membangun Sulsel untuk Indonesia, juga melihat potensi Sulsel yang sayang jika sistem administrasinya (wewenang Sekda) tidak dikelola dengan baik.

Ikut bertarung di jabatan Sekda Sulsel ini adalah tantangan bagi Hayat, sebabnya karirnya dari eselon IIa bisa di promosi ke 1a.(*)

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved