Santunan Difabel di Mamasa Bakal Dialihkan ke Program PKH

Untuk tahun ini, santuanan untuk difavbel di Mamasa sudah dialihkan masuk dalam komponen Program Keluarga Harapan (PKH).

Santunan Difabel di Mamasa Bakal Dialihkan ke Program PKH
TRIBUN TIMUR/HERSON BONGGAKARAENG
Kepala Dinas Sosial Mamasa, Imanuel saat ditemui di ruangannya Jl Poros Mamasa, Mamasa 

Laporan Wartawan artawan Tribun Timur, Herson Bonggakaraeng

TRIBUNMAMASA.COM, Mamasa - Kepala Dinas Sosial Mamasa Imanuel mengakui terbatasnya anggaran untuk santunan Difabel.

"Tahun ini untuk penerima bantuan santunan ada 75 orang kalau tidak salah," ujar Imanuel saat ditemui tribunmamasa.com di ruangannya, Senin (14/1/2019) di Jl Poros Mamasa, Desa Osango,Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

Tetapi dari Kementerian Sosial ada kebijakan, bantuan sosial itu untuk kaum difabel tapi yang prioritas lagi yang keadaanya sangat parah atau terkapar.

Baca: VIDEO: Gelar Pelepasan 13 Purnawirawan, Ini Pesan Kapolres Pangkep

Baca: Satu Black Box Lion Air JT 610 Akhirnya Ditemukan, Lokasinya di Sini

Baca: Masih Ada APK Caleg di Jeneponto Dipasang di Pohon

Baca: VIDEO: Pindah Tugas, Polwan Pangkep Ini Dapat Kenang-kenangan Cincin

Baca: PSM Butuh Pelatih, Karyawan Bosowa Semen Pilih Riedl atau Peter Segart

Baca: KSOP Parepare Akan Panggil Nahkoda MT Golden Pearl Terkait Tumpahan Minyak di Laut

Baca: Tiket Pesawat Dikabarkan Turun, Bandingkan Harganya Sekarang, UPG-CKG Paling Murah Rp 1,082 Juta

"Penyandang disabilitas berat itu yang masuk kriteria yang sudah tidak bisa melakukan aktivitas, tidak bisa mandi kalau tidak dimandikan, tidak makan kalau tidak disuap begitu pula pada saat buang kotoran tidak bisa bersihkan sendiri kalau tidak dibersihkan oleh orang lain itu yang menjadi prioritas,"tegasnya.

Untuk tahun ini, hal itu semua sudah dialihkan masuk dalam komponen Program Keluarga Harapan (PKH).

"Jadi Imanuel berharap mudah - mudahan ini fix datanya semua dan dialihkan semua masuk di program keluarga harapan karena di sana ada komponen - komponennya dan salah satu komponen penilaian untuk menerima ini adalah dalam satu rumah tangga miskin ada penyandang disabilitas berat," ujarnya.

Pihak Dinas Sosial juga sudah berkoordinasi dengan desa - desa terkait dan mengumpulkan data dengan maksud tetap memberdayakan desa atau perangkat desa untuk mengirimkan datanya.

"Dan diverifikasi oleh teman - teman PKH di Kecamatan kalau mau verifikasi,"tegasnya.

Kriteria untuk mendapatkan bantuan itu walaupun sudah pernah menerima bantuan dan masih memenuhi persyaratan serta layak mendapatkan bantuan tetap akan di bantu.

Baca: Anak Stunting Paling Banyak di Enrekang, Sulsel Urutan ke-4 di Indonesia

Baca: Guru SMA Negeri 1 Wajo Ajak Pengurus Osis Liburan di Tanjung Bayang

Baca: Ini Syarat Pelatih yang Ingin Gantikan Robert Alberts di PSM

Baca: Hasil & Cuplikan Gol Barcelona dan Real Madrid Sama-sama Menang Pekan Ini, Klasemen Liga Spanyol

Baca: Lowongan Kerja - BPJS Kesehatan Butuh Karyawan, Segara Daftar Online di Link Resmi, Besok Terakhir

Baca: Masih Mahasiswi Sudah Jadi Germo, Ini Fakta-fakta Prostitusi Online di Kalimantan dan Tarif 1 Ronde

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Baca: Yuk, Ngopi di Dreams Coffe Mamasa, Baristanya Cantik Lho!

Baca: Besok, Berkas Enam Tersangka Korupsi Bimtek Enrekang Diserahkan ke PN Makassar

Baca: VIDEO: Tradisi Mappacci di Sinjai Diiringi Alunan Gendang Tradisional

Baca: Robby Abbas Eks Mucikari Ungkap Artis yang Hamil 4 Bulan usai Main Adalah Seleb Terkenal, Siapa?

Baca: Hasil Liga Inggris - MU Permalukan Tottenham, De Gea Jadi Bintang. Pogba Cs Ancam Posisi Arsenal!

Baca: Kiper PSM Dipulangkan, Begini Penjelasan Pelatih Timnas U-22 Indra Syafri

Penulis: herson bongga karaeng
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved